Ini Sedotan 'Lukay' yang Ramah Lingkungan dari Daun Kelapa

Dewi Anggraini - detikFood Selasa, 30 Apr 2019 13:00 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Sedotan ramah lingkungan tengah viral di media sosial. Salah satunya sedotan iyang terbuat dari daun kelapa dan mudah dibuat. Seperti ini bentuknya!

Banyak cara yang sudah dilakukan pengusaha kuliner dalam mengurangi pencemaran lingkungan terkait limbah plastik. Mulai dari tidak lagi menyediakan sedotan plastik hingga cangkir serta sedotan ramah lingkungan.

Ini Sedotan 'Lukay' yang Ramah Lingkungan dari Daun KelapaFoto: iStock

Beberapa cangkir dan sedotan ramah lingkungan yang dibuat bahkan bisa dikonsumsi. Contohnya saja sedotan vanili atau karamel buatan perusahaan bernama Loliware. Sedotan tersebut aman dimonsumsi dan memiliki ketahanan yang sama seperti sedotan plastik.

Namun penggunaannya masih sebatas di wilayah Amerika Serikat dan sekitarnya. Di Asia, sedotan ramah lingkungan buatan sebuah kafe di Filipina ini agaknya bisa jadi sebuah terobosan baru.

Baca juga:Nyam! Tak Usah Dibuang Sedotan Ini Bisa Langsung Dimakan

Kafe bernama 'Cafe Editha' menyulap daun kelapa menjadi sedotan. Dengan cara yang cukup mudah, sedotan dari daun kelapa itu bisa digunakan layaknya sedotan pada umumnya.

Ini Sedotan 'Lukay' yang Ramah Lingkungan dari Daun KelapaFoto: Istimewa

Sedotan daun kelapa yang diberi nama 'Lukay' itu viral di media sosial. Lukay sendiri berasal dari bahasa slang Filipina yang berarti 'daun kelapa'.

Ide awal sedotan Lukay dibentuk berasal dari sang manager kafe, Sarah Tiu. Dilansir World of Buzz (29/4), Sarah berlibur ke Corregidor Island di Teluk Manila kemudian mencontoh sedotan buatan penduduk setempat.

"Kami membeli buko (kelapa muda) dan mereka memotong lukay (daun kelapa) kemudian menjadikannya sedotan. Jadi saya meminta mereka untuk mengajari kami cara membuat sedotan itu karena kami kagum dengan idenya," jelas Sarah pada Inquierer.net.

Ini Sedotan 'Lukay' yang Ramah Lingkungan dari Daun KelapaFoto: Istimewa

Berdasarkan pengalaman, banyak pelanggannya yang tidak suka menggunakan alternatif sedotan seperti sedotan stainless steel ataupun sedotan kertas. Karenanya, Sarah langsung tertarik dengan sedotan Lukay.

Dengan mencuatnya sedotan daun kelapa, Sarah berharap kedepannya akan ada banyak restoran serta kafe yang menggunakan sedotan ramah lingkungan itu. "Saya berharap restoran lain akan terinspirasi dan menggunakan ide brilian ini," jelasnya penuh harap.

Untuk itu lewat channel YouTube miliknya, Sarah membagikan cara membuat sedotan Lukay. Dari tayangan itu, sedotan Lukay terlihat amat mudah dibuat.

Baca juga: Ramah Lingkungan, Supermarket di Bali hingga Vietnam Pakai Kemasan Daun pisang


(dwa/dwa)