Resto Ini Picu Kemarahan Netizen Usai Klaim Sajikan Masakan China Sehat

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Senin, 15 Apr 2019 14:30 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Niat promosikan menu oriental di restorannya dengan embel-embel sehat, restoran ini jadi perbincangan netizen. Restoran disebut rasis karena hal itu.

Banyak orang mengaitkan masakan China atau oriental sebagai masakan yang terlalu berminyak atau asin. Ditambah klaim masakan China dibuat dengan bahan atau di tempat yang kurang bersih.

Restoran China di New York City, Lucky Lee's coba mematahkan anggapan tersebut. Pihaknya mengusung tagline "masakan China terasa enak untuk semua." Dalam unggahan di Instagram yang kini dihapus, restoran di Greenwich Village ini sempat mempromosikan hidangan mie bernama lo mein.

Resto Ini Picu Kemarahan Netizen Usai Klaim Sajikan Masakan China SehatRestoran China Lucky Lee's di New York (Foto: Istimewa)

Lucky Lee's mengatakan lo mein di tempatnya tidak akan membuat pelanggan kembung dan merasa jijik. "Kami dengar kamu sangat suka lo mein tapi jarang memakannya. Kamu bilang makan lo mein membuat kembung dan jijik keesokan harinya? Cobalah sampai kamu mencicip lo mein berkualitas tinggi kami. Tidak terlalu berminyak. Atau asin," tulisnya.

Baca Juga: Ini 10 Hal yang Membedakan Masakan China dengan Masakan Barat

Dikutip dari People (15/4), pemilik restoran Arielle Haspel mengatakan masakan China buatannya memang mengusung konsep sehat. Bebas gluten, gandum, gula olahan, GMO, dan bahan tambahan pangan. "Hanya sedikit restoran Amerika-China yang memikirkan kualitas bahan makanan seperti kami," kata Haspel.

Resto Ini Picu Kemarahan Netizen Usai Klaim Sajikan Masakan China SehatMasakan China sering dianggap terlalu asin dan banyak minyak (Foto: iStock)

Ia melanjutkan, "Kami bersemangat tawarkan hal itu pada orang-orang yang menginginkan jenis makanan ini. Makanan yang bisa membuat mereka merasa nyaman, bisa membuat mereka olahraga setelahnya, fokus setelah menyantapnya, dan akan memberi manfaat untuk kesehatan mereka."

Haspel menyesali konsep yang ditawarkannya justru mendapat tanggapan keliru dari netizen. Restorannya dianggap tak sesuai dengan kebudayaan China yang sesungguhnya.

"Tidak bisa diterima bagi Anda untuk menggambarkan masakan China sebagai kesalahan dengan membuat versi putih yang enak," kata seorang netizen. Sementara yang lain mengatakan lebih pilih makan di restoran asli China.

Resto Ini Picu Kemarahan Netizen Usai Klaim Sajikan Masakan China SehatRestoran Lucky Lee's mengusung konsep makanan China yang sehat (Foto: Istimewa)

"Jika saya ingin makanan China, saya akan membelinya di restoran yang dimiliki dan dioperasikan orang-orang China. Saya lebih suka mendukung restoran China lokal dibanding berpartisipasi dalam perampasan budaya dan mengaburkan makanan yang sudah sangat enak. Mengapa begitu banyak orang kulit putih merasa perlu mengambil makanan budaya lain dan menjadikannya 'lebih baik'? Karena tidak, jangan begitu," tulis netizen.

Menanggapi hal ini, Haspel punya pandangan berbeda. "Ketika kami berbicara tentang makanan, kami tidak berbicara tentang restoran lain, kami hanya berbicara soal Lucky Lee's," pungkasnya.

Baca Juga: Ini 8 Rahasia Dapur Restoran China yang Perlu Anda Ketahui (adr/odi)