Media Inggris Dianggap Rasis karena Sebut Nangka Jelek dan Bau

ADVERTISEMENT

Media Inggris Dianggap Rasis karena Sebut Nangka Jelek dan Bau

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Selasa, 02 Apr 2019 13:28 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Nangka alias jackfruit adalah buah populer di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Sayangnya buah ini justru dicibir oleh sebuah media Inggris ternama.

Adalah The Guardian, portal berita Inggris ternama yang mendapat banyak protes netizen karena menyebut nangka sebagai buah buruk rupa dan bau. Hal ini dipicu tulisan dalam artikel "Jackfruit is a vegan sensation - could I make it taste delicious at home?" yang dimuat The Guardian.

Dikutip dari World of Buzz (1/4), artikel ini sebenarnya menceritakan bagaimana nangka sekarang menjadi bahan makanan vegan populer di negara Barat. Nangka bisa diolah menjadi 'stewed', dijadikan alternatif patty burger nabati, hingga dibuat sebagai campuran tacos.

Media Inggris Dianggap Rasis karena Sebut Nangka Jelek dan BauFoto: Istimewa

Namun mereka juga sempat menulis hal tak mengenakkan soal nangka. "Lima tahun lalu, nangka hanyalah tanaman hama yang jelek, bau, tidak dibudidayakan, dan tidak dipanen di India. Beberapa orang memakannya, tetapi hanya jika mereka tidak memiliki makanan yang lebih baik untuk dimakan," tulis The Guardian.

Baca Juga: Biji Nangka Bisa Cegah Keriput Hingga Sehatkan Pencernaan

Netizen Asia pun tidak setuju dengan klaim nangka sebagai tanaman hama. Pasalnya, nangka merupakan buah lezat dari Asia yang sudah dinikmati selama ribuan tahun. Nangka banyak diolah jadi dessert dan sebagai bahan campuran kari.

Media Inggris Dianggap Rasis karena Sebut Nangka Jelek dan BauFoto: Istimewa

Banyak pula netizen yang menyoroti penulis artikel karena menganggap nangka seperti bahan makanan baru, padahal sejarahnya sudah sangat panjang di Asia. "Hanya Guardian yang bisa memuat cerita tentang nangka dan membuat ini terdengar rasis," kicau @Palle_Hoffstein di Twitter.

Sementara @priyankalind menandai penulis artikel, Zoe Williams, dalam kicauannya. "Benarkah? Hanya karena negara Barat telah menemukannya, bukan berarti nangka tidak dimakan (dan dinikmati) sebelumnya, Dan tidak: bahan makanan tidak menang lotere hanya karena sekarang jadi tren di London."

Media Inggris Dianggap Rasis karena Sebut Nangka Jelek dan BauFoto: Istimewa

Sebelumnya nangka juga jadi perbincangan saat Martha Stewart tidak bisa bedakan antara nangka dan durian. Dalam artikelnya berjudul 'Here's Exactly How to Use Jackfruit', ia malah menampilkan gambar durian.

Kekeliruan tersebut sontak menimbulkan perdebatan di situs webnya. Bahkan banyak yang menyarankan untuk lebih banyak belajar lagi supaya kesalahan memalukan ini tidak terulang kembali.

Baca Juga: Waduh! Tak Bisa Bedakan Nangka dan Durian, Martha Stewart Dikritik Netizen
(adr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT