Mulur Gurih Makanan Serba Keju

Tak Semua Keju Mozzarella yang Dijual di Pasaran Itu Asli

Devi Setya - detikFood Rabu, 13 Mar 2019 15:10 WIB
Foto: Istock
Jakarta - Dahulu mozzarella hanya populer sebagai topping pizza. Tapi kini keju yang mulur elastis ini banyak dijadikan campuran berbagai makanan.

Mozzarella masuk sebagai salah satu keju Italia yang cukup populer. Dalam bahasa Italia mozzare artinya memotong, dan sesuai dengan namanya keju ini dibuat dengan cara diputar dan dipotong.

Supaya tak hanya jadi penikmat, cari tahu yuk asal-usul keju mozzarella hingga penggunaannya.

1. Sejarah keju mozzarella
Tak Semua Keju Mozzarella yang Dijual di Pasaran Itu AsliFoto: Istock

Keju mulur ini pertama kali dibuat di dekat kawasan Naples, Italia. Sejarah juga mencatat kalau keju ini awalnya dibuat secara tak sengaja setelah seseorang menumpahkan dadih susu ke dalam ember berisi air panas.

Awalnya, bahan baku utama pembuatan keju ini adalah susu kerbau namun kini pembuat keju cenderung menggunakan susu sapi. Secara umum, keju ini memiliki warna putih.

Baca juga : Ini Sebabnya Keju Mozzarella dari Susu Kerbau Rasanya Lebih Gurih Lembut

2. Proses pembuatan
Tak Semua Keju Mozzarella yang Dijual di Pasaran Itu AsliFoto: Istock
Proses pembuatan keju mozzarella dimulai dengan memanaskan susu dengan suhu 33-36 derajat Celsius. Kemudian dadih susu akan dipisahkan dan dipotong-potong sebelum dikeringkan.

Dadih ini kemudian didiamkan selama lima jam sebelum dimasukkan ke dalam air panas. Dadih yang lunak ini lalu diadoni dan dicetak sesuai keinginan sebelum keju siap diolah menjadi berbagai makanan.

Dalam versi tradisional, keju mozzarella dibuat untuk disantap di hari yang sama. Tapi seiring perkembangan teknologi, keju ini mampu bertahan lama jika disimpan dalam kemasan kedap udara dan bersuhu rendah.

3. Jenis mozzarella
Tak Semua Keju Mozzarella yang Dijual di Pasaran Itu AsliFoto: Istock

Keju mozzarella setidaknya dibedakan menjadi 4 jenis sesuai teknik pengolahan dan bahan baku yang digunakan. Ada keju mozzarella di bufala yakni mozzarella versi asli yang dibuat menggunakan susu kerbau.

Kemudian ada mozzarella fior di latte yang dibuat menggunaakan sus sapi pasteurisasi. Ada juga mozzarella affumicata yakni keju yang diproses dengan teknik pengasapan dengan caara tradisional. Terakhir, ada mozzarella scamorza yang hadir sebagai keju kering yang dibuat dengan cara pengasapan lebih intens dalam jangka waktu lama.

4. Penggunaan keju mozzarella
Tak Semua Keju Mozzarella yang Dijual di Pasaran Itu AsliFoto: Istock

Keju mozzarella awalnya populer dijadikan topping pizza. Tapi karena sensasi lumernya, keju ini seolah memiliki daya tarik yang lebih kuat. Kini mozarella sering dijadikan topping aneka makanan.

Di Indonesia sendiri, keju mozzarella banyak dijadikan topping aneka makanan camilan hingga makanan berat. Keju mozzarella bahkan diolah menjadi stick keju yang dimasak dengan cara digoreng.

Baca juga : 10 Jajanan Berlelehan Keju Mozzarella yang Mulur dan Bikin Ngiler

5. Mozzarella tiruan
Tak Semua Keju Mozzarella yang Dijual di Pasaran Itu AsliFoto: Istimewa
Keju mozzarella memang dibanderol dengan harga yang agak tinggi, oleh karenanya banyak orang mengakalinya dengan beragam cara. Keju mozzarella tiruan pun banyak dibuat demi menekan budget.

Beberapa diantaranya mengandalkan keju cheddar yang dicampur dengan susu, tepung tapioka hingga campur kental manis. Meskipun sensasi mulur mozzarella tiruan ini mirip tapi rasa dan aromanya tetaplah tidak akan sama. (dvs/odi)