Makan Malam Bersama, Trump dan Kim Jong Un Makan Pir Kimchi dan Chocolate Lava Cake

Lusiana Mustinda - detikFood Kamis, 28 Feb 2019 10:10 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Dalam 'social dinner' Donald Trump dan Kim Jong Un tidak menyantap fast food. Namun keduanya menikmati hidangan tradisional dengan sentuhan Korea dan Amerika.

Sebelumnya, Donald Trump dikabarkan makan siang bersama dengan Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Xuan Phuc dan tokoh lainnya di Presidential Palace, Hanoi. Saat itu para pemimpin negara ini menikmati beragam makanan khas Vietnam.

Baca juga: Di Hanoi Donald Trump Nikmati Makan Siang Hidangan Vietnam

Social dinner atau jamuan sosial ini berlangsung di Sofitel Legend Metropole di Hanoi pada pukul 7 malam waktu setempat.

Makan Malam Bersama, Trump dan Kim Jong Un Makan Pir Kimchi dan Chocolate Lava CakeFoto: Dok. REUTERS/Leonhard Foeger

Bukan hanya mencicip sajian tradisional khas Vietnam. Para tamu termasuk Kepala Staff Gedung Putih, Mich Mukvanet dan Sekretaris Negara Mike Pompeo, bersama dengan politisi Korea Utara Kim Yong Chol dan Ri Yong Ho disuguhkan beberapa makanan enak.

Dikutip dari Fox News (28/02) hidangan yang disuguhkan adalah koktail udang dan sirloin panggang dengan pir kimchi dan ditutup dengan chocolate lava cake.

Gedung Putih juga merilis menu yang disantap oleh Trump dan Kim Jong Un. Shrimp Cocktail disajikan dengan paduan udang kupas,, selada romaine, saus thousand island, potongan alpukat dengan rempah yang dipadu dengan lemon segar.

Makan Malam Bersama, Trump dan Kim Jong Un Makan Pir Kimchi dan Chocolate Lava CakeFoto: Istimewa

Kemudian dilanjutkan dengan Grilled Sirloin with Pear Kimchi. Daging Sirloin yang sudah dimarinasi dipanggang dengan saus dan disajikan dengan kimchi pir. Lalu ada juga Chocolate Lava, cake cokelat yang didalamnya sudah ada cokelat leleh dan chocolate crumble dengan buah berries segar dan es krim vanilla.

Terakhir, Dried Persimmon Punch jadi penutupnya. Ini ialah minuman manis dengan paduan bauh kesemek dan madu.

Santapan makan malam Presiden Trump dan Kim Jong Un berlangsung sekitar 90 menit. Setelah itu Trump meninggalkan Sofitel untuk "hari yang sangat sibuk" alias menyelesaikan banyak hal seperti ia katakan kepada wartawan sebelum makan malam.

"Saya berharap dan saya pikir itu akan mengarah ke situasi yang hebat dalam jangka waktu panjang," katanya tentang pertemuannya dengan Kim. "Dan hubungan kita adalah hubungan yang sangat istimewa," jelas Trump.

KTT kedua digelar kembali di tengah kebuntuan pembicaraan denuklirisasi antara Korea Utara dan Amerika Serikat. Trump telah mengisyaratkan sejumlah fleksibilitas pada tuntutan sebelumnya bahwa Korea Utara melakukan denuklirisasi sebelum melihat beberapa bantuan dari crushing U.S. dan sanksi internasional.

Baca juga: Burger Donald Trump dan Kim Jong Un Segera Dijual di Singapura (lus/odi)