ADVERTISEMENT

Inilah Bento Wagyu Seharga Rp 37 Juta yang Dinobatkan Sebagai Bento Termahal di Dunia

Lusiana Mustinda - detikFood
Sabtu, 15 Des 2018 10:38 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Buka pesanan! Bento daging sapi wagyu ini kembali bisa dinikmati. Berharga fantastis dan ukuran yang besar, makanan ini sudah masuk Guinness World Records.

Giga Size Tottori Wagyu Beef "Entirely for Yourself" Bento kembali hadir. Kali ini bento memiliki berat sebesar 4,5 Kg dengan kotak bento ukuran 60 cm yang terdiri dari 10 potongan daging sapi Jepang premium dengan jenis yang berbeda. Tahun lalu, sajian bento spesial ini disajikan untuk memperingati Tottori Wagyu sebagai daging wagyu berkulitas terbaik nomor satu di Jepang dan dijual dengan harga 292.929 yen atau sekitar Rp 37 juta-an.

Baca juga: Wow, Kini Ada Bento Isi Wagyu Istimewa Seharga Rp 35 Juta!

Bento Isi Wagyu Seharga Rp 37 Juta Kini Masuk dalam Guinness World Record Foto: Istimewa

Setelah dirilis pada 29 November 2017, bento spesial ini dijual secara ekslusif oleh Gochikuru dan mendapat perhatian yang cukup besar di seluruh dunia dan beritanya tersebar sangat luas. Bahkan kotak tersebut menjadi sangat populer sehingga YouTuber Jepang mengunggah video mereka sedang mengulas rasa bento super mahal ini.

Bento Isi Wagyu Seharga Rp 37 Juta Kini Masuk dalam Guinness World Record Foto: Istimewa

Karena mendapat begitu banyak perhatian, Guinness World Records pun meliriknya dan tahun ini sajian bento tersebut mendapatkan gelar "Most expensive bento (meal in a box)". Mendapatkan rekor dari Guinness World Records merupakan pencapaian yang luar biasa. Banyak yang memberikan selamat kepada Gochikuru dan Tottori Wagyu.

Bento Isi Wagyu Seharga Rp 37 Juta Kini Masuk dalam Guinness World Record Foto: Istimewa

Untuk merayakan pencapaian mereka, Gochikuru telah memutuskan akan menjual bento ini kembali di awal tahun. Pesanan dibuka pada pukul 11 pagi pada 29 November (29/11). Toko online Gochikuru menjual bento dengan harga Rp 37 juta. Pastikan Anda memesannya dua minggu sebelumnya, karena diperlukan proses persiapan dan pengiriman. Dengan alasan logistik, pengiriman hanya tersedia untuk warga Tokyo.

Baca juga: Daging Wagyu Rekayasa Akan Dibuat di Dalam Lab

(lus/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT