Kenapa Ya Kalau Kupas Bawang Selalu Menangis?

Lusiana Mustinda - detikFood Selasa, 11 Des 2018 14:55 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Bawang merah menjadi bumbu penting dalam memasak. Tapi ketika mengupas bawang selalu saja ada air mata yang menetes. Ini dia jawaban ilmiahnya!

Karena bisa membuat mata menangis, banyak orang yang enggan untuk mengupas bawang merah atau bawang bombay dalam jumlah banyak. Padahal, air mata yang menetes ketika kita sedang memotong bawang merupakan air mata refleks yang disebabkan oleh semacam iritasi eksternal.

Kenapa Ya Kalau Kupas Bawang Selalu Menangis?Foto: iStock

Dikutip dalam Metro (08/12), air mata refleks berbeda dengan air mata basal yang selalu ada. Air mata basal berfungsi sebagai pelumas mata. Air mata refleks juga berbeda dengan air mata yang dipicu karena emosi.

Baca juga: Talenan Multifungsi Ini Bikin Pekerjaan Memotong Sayuran Jadi Lebih Efektif

Air mata refleks dilepaskan dari kelenjar air mata yang menerima sinyal dari otak untuk melakukannya jika mata Anda perlu mengeluarkan benda 'asing' seperti debu atau asap.

Kenapa Ya Kalau Kupas Bawang Selalu Menangis?Foto: iStock

Ketika diiris, sel-sel pada bawang merah akan pecah dan mengeluarkan enzim dan memproduksi gas yang disebut dengan propanethial sulphoxide. Saat gas ini mengenai mata tentu akan bereaksi dengan air mata dan memproduksi asam bernama sulphuric acid dalam keadaan ringan. Zat inilah yang dikenali oleh otak sebagai benda asing.

Saat mengiris bawang agar tak menangis, Anda perlu tahu triknya. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah mengiris bawang di bawah air akan mencegah senyawa sulfat untuk sampai ke mata Anda. Bisa juga memotong bawang di bawah air dingin yang mengalir. Dan bisa juga memotong bawang di dekat ventilasi terbuka sehingga angin akan membantu meniup senyawa sulfurik jauh dari kedua mata Anda.

Baca juga: Cara Memotong Sayuran Pengaruhi Citarasanya (lus/odi)