Gurih Mantap Gulai Taboh, Warisan Kuliner Leluhur Khas Lampung

Devi Setya - detikFood Senin, 10 Des 2018 14:45 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Kuliner Lampung yang terkenal memang pisang dan kopi. Tapi soal kuliner warisan leluhur, ada gulai taboh yang hingga kini masih disuguhkan di tengah masyarakat.

Tak lengkap rasanya kalau berkunjung ke daerah tanpa mencicipi makanan lokalnya. Termasuk saat berjejak di Provinsi Lampung, pastikan untuk mencoba gulai taboh. Kuliner khas yang diwariskan turun temurun dari leluhur.

Dilansir dari Antara (10/12) gulai taboh adalah makanan berkuah yang diracik dengan bahan dan bumbu khas Lampung "Bumi Ruwa Jurai".
Gurih Mantap Gulai Taboh, Warisan Kuliner Leluhur Khas LampungFoto: Istimewa

Baca juga : Mampir ke Lampung? Jangan Lupa Cicip Gulai Taboh dan Seruit yang Gurih Enak

"Salah satu menu makanan khas Lampung yang terkenal dan merupakan bagian dari leluhur suku Lampung sejak dulu yang masih bertahan hingga kini, adalah Gulai Taboh," kata Sopiah, salah satu chef di restoran makanan khas Lampung yaitu Cikwo Resto & Coffee, di Bandarlampung.

Sopiah juga menyebutkan kalau gulai taboh ini merupakan sayur pendamping pada jamuan makan utama. Masyarakat Lampung selalu menghadirkan gulai taboh sebagai menu khas.
Gurih Mantap Gulai Taboh, Warisan Kuliner Leluhur Khas LampungFoto: Istimewa

Sekilas gulai taboh memiliki tampilan yang mirip sayur lodeh. Bedanya, gulai taboh ini menggunakan ikan sebagai bahan dasarnya. Bumbu serta rempah yang digunakan juga berbeda sehingga terasa citarasa khas Lampung.

Sopiah juga menjelaskan ada dua tipe gulai taboh. Yang pertama menggunakan bahan dasar ikan laut yang ditambahkan sayuran daun tangkil, kacang panjang dan rebung. Lalu ada juga gulai taboh yang dibuat dengan ikan sungai dengan campuran tuba atau kluwek.

"Di resto, kami menghidangkan Gulai Taboh jenis Tapa Semalam," ujarnya.

Gulai Taboh Tapa Semalam adalah hidangan ikan asap dengan bumbu bersantan kental yang berasal dari pesisir Lampung.

"Khusus di restoran ini, kami menggunakan ikan mujair atau nila berukuran sedang yang telah diasap minimal enam jam," terang Sopiah.

Untuk membuat ikan asap dibutuhkan sabut dan batok kelapa sebagai bahan pengasapan. Metode mematangkan ikan dengan cara ini membuat rasa ikan menjadi khas dan unik.
Gurih Mantap Gulai Taboh, Warisan Kuliner Leluhur Khas LampungFoto: Istimewa

Baca juga : Masih Plesiran di Lampung, Jangan Lupa Cicip Bakso Hingga Mie Enak Di Sini!

Proses pengasapan yang lama ini yang menjadikan masakan disebut Gulai Taboh Tapa Semalam, karena harus "bertapa" atau diasapi selama 6 jam dan bahkan lebih untuk menimbulkan cita rasa yang lebih kuat.

Untuk bisa mencicipi gulai taboh cukup datang ke restoran atau rumah makan khas Lampung. Di sini hampir setiap hari ada menu gulai taboh yang lezat. (dvs/odi)