Suka Teh Atau Kopi? Faktor Genetik Ternyata Jadi Penentunya

Lusiana Mustinda - detikFood Senin, 19 Nov 2018 15:20 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Setiap orang punya pilihan, suka kopi atau teh. Banyak alasan dalam kesukaan tersebut. Sebuah studi ilmiah membeberkan alasannya.

Selama ini orang mengira rasa teh yang sepat dan kopi yang cenderung pahit jadi penentu pilihan orang. Demikian juga aromanya memegang peranan penting. Rupanya kedua hal itu bukanlah penentunya.

Peneliti percaya kesukaan orang akan teh atau kopi punya alasan ilmiah. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal Nature Scientific menemukan bahwa orang yang secara genetik cenderung menyukai rasa pahit biasanya memilih kopi karena kandungan kafeinnya yang lebih tinggi.

Suka Teh Atau Kopi? Faktor Genetik Ternyata Jadi PenentunyaFoto: iStock

Manusia sudah dibekali kemampuan untuk mendeteksi rasa pahit sebagai sistem peringatan alami untuk melindungi tubuh dari zat berbahaya.

Baca juga: Minum Kopi Apa Pagi Ini? Ini Jenis Minuman Kopi Sesuai Zodiak Anda

Tetapi partisipan dalam penelitian yang lebih sensitif secara genetik terhadap rasa pahit cenderung lebih memilih koi dibandingkan teh dan lebih mungkin untuk minum lebih banyak.

"Anda menduga orang yang sangat sensitif terhadap rasa pahit kafein akan minum lebih sedikit kopi," tutur Marilyn Cornelis, Asisten Profesor Obat Pencegahan di Northwestern Feinberg School of Medicine, sperti dilansir Asia One (18/11).

" Hasil dari penelitian kami justru sebaliknya. menunjukkan bahwa penikmat kopi memperoleh rasa atau kemampuan untuk mendeteksi kafein karena dorongan positif yang dipelajari dari kafein."

Jadi orang-orang yang secara genetika dibuat untuk menyukai kopi pahit belajar mengasosiasikan hal-hal baik dengan rasa tersebut.

Suka Teh Atau Kopi? Faktor Genetik Ternyata Jadi PenentunyaFoto: Istock

Sedangkan dalam penelitian yang dilakukan lebih dari 400.000 pria dan wanita di Inggris ditemukan bahwa orang-orang yang sensitif terhadap rasa kopi yang pahit dan rasa yang berkaitan dengan senyawa sayuran lebih cenderung menjauhkan diri dari kopi dan memilih minuman jenis lain yang lebih manis, seperti teh.

Liang-Dar Hwang dari University of Queensland Diamantina Institute, mengatakan bahwa, persepsi rasa pahit dibentuk tidak hanya dari faktor genetik tapi juga lingkungan.

Baca juga: Mau Minum Teh Pagi Ini? Ini Jenis Teh yang Sesuai Karakter Zodiak Anda

"Meskipun manusia secara alami tidak menyukai rasa pahit. Namun kita bisa belajar menyukai atau menikmati makanan dengan rasa pahit setelah terpapar dengan faktor lingkungan," tambahnya.

Hwang mengatakan peminum kopi secara genetik kurang sensitif terhadap rasa pahit daripada peminum teh. Hal inilah yang membuat mereka dapat menerima makanan pahit jenis lain seperti sayuran hijau.




Tonton juga 'Indonesian Tea Class, Racikan Teh Kekinian Buat Kafe':

[Gambas:Video 20detik]

(lus/odi)