Peduli Lingkungan, Tahun Depan Malaysia Larang Pemakaian Sedotan Plastik

Dewi Anggraini - detikFood Senin, 12 Nov 2018 12:16 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Tahun depan seluruh restoran di wilayah Selangor, Malaysia tak akan sediakan sedotan plastik. Penggunaan kantung plastik juga dikenakan biaya tambahan.

Saat ini makin banyak orang yang menyadari kerusakan lingkungan yang diakibatkan limbah plastik. Salah satu limbah plastik yang cukup besar pemakaiannya dalam bisnis kuliner ialah sedotan plastik. Untuk itu, otoritas Selangor, Malaysia resmi mengumumkan pelarangan penggunaan sedotan plastik.

Hal tersebut diumumkan langsung oleh Ketua Komite Lingkungan Permanen, Teknologi Hijau dan Pelayanan Konsumen, Sains, Teknologi, dan Inovasi, Hee Loy Sian pada Rabu (7/11) seperti dilaporkan Sinar Harian.

Peduli Lingkungan, Tahun Depan Malaysia Larang Pemakaian Sedotan PlastikFoto: Istimewa
Baca juga: Kurangi Limbah Plastik, Studio Ini Buat Cangkir Keren dari Labu

"Pemilik restoran dan warung makan tidak diperbolehkan menyediakan sedotan plastik langsung dan pembeli yang menginginkannya wajib meminta pada pihak restoran," jelas Hee Loy Sian.

Hee menjelaskan bahwa langkah ini sejalan dengan upaya memerangi polusi akibat limbah plastik. Selain itu menjadikan Selangor ramah lingkungan.

Menurutnya akan terlihat siapa orang yang benar-benar membutuhkan sedotan untuk minum atau tidak. Sehingga penggunaan sedotan plastik pun akan terpangkas dengan sendirinya. Karena masih dalam tahap uji coba, pihak restoran yang tak mematuhi peraturan tersebut akan diberi peringatan.

Peduli Lingkungan, Tahun Depan Malaysia Larang Pemakaian Sedotan PlastikFoto: Istimewa
Namun Sekjen Deplu, Datuk Seri Adnan Mohd Ikhsan mengatakan bahwa peraturan resmi akan segera diterbitkan pada tahun 2020. Setelah konsumen dan pemilik bisnis kuliner mendapat edukasi terkait bahaya penggunaan produk plastik.

Lebih lanjut, Hee mengingatkan kepada seluruh warga Malaysia bahwa ditahun 2019, seluruh wilayah akan memberlakukan uang tambahan sebesar 20 sen (Rp 700) jika meminta kantung plastik di toko dan restoran.


Tonton video: Gerakan Anti Sedotan Plastik Sudah Diterapkan di McD dan KFC
[Gambas:Video 20detik]

Nantinya uang tambahan itu akan diberikan pada pihak berwenang per wilayah dan seluruh uang tadi akan digunakan untuk program sosial.

"Pemerintah wilayah Selangor ingin memastikan bahwa pengumpulan biaya 20 sen dilakukan dengan baik sehingga PBT akan ditugaskan untuk mengumpulkan biaya. Seluruh uang yang terkumpul akan digunakan untuk program sosial masyarakat sehingga kami dapat mendidik masyarakat tentang ini (ramah lingkungan)," pungkas Hee.

Menurut World of Buzz (9/11), otoritas Selangor akan memberlakukan peraturan ini pada 1 Januari 2019.

Baca juga: Ini Dia Kantong Teh Ramah Lingkungan yang Terbuat dari Pisang




Peduli Lingkungan, Tahun Depan Malaysia Larang Pemakaian Sedotan Plastik
(dwa/odi)