Harganya Rp 17 Juta, Rasa Bayi Belut Malah Disebut Tak Enak

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Senin, 22 Okt 2018 13:20 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Tak semua makanan mahal rasanya enak. Salah satunya angulas seharga Rp 17,4 juta yang justru dibilang tidak enak. Kok bisa ya?

Angulas adalah bayi belut yang disebut-sebut sebagai makanan termahal di Spanyol. Tampilannya jauh dari kata menarik karena mirip cacing berwarna putih. Tak hanya itu, angulas juga terkenal berlendir.

Meski begitu, angulas hanya bisa dicicip orang-orang kaya saja sebab harga angulas mencapai USD 1.150 atau sekitar Rp 17,4 juta per kg. Padahal sejarah mencatat dulunya angulas jadi pangan ayam dan babi. Juga makanan pokok pekerja di Spanyol Utara.

Harganya Rp 17 Juta, Rasa Bayi Belut Malah Disebut Tak EnakFoto: iStock

Lalu mengapa kini harganya selangit? Oddity Central (22/10) mengungkap kelangkaan yang jadi sebabnya. Adanya bendungan sungai, degradasi lingkungan dan penangkapan ikan berlebih mempengaruhi populasi angulas yang semakin berkurang.

Baca Juga: Terungkap! Ini Negara dengan Harga Sepiring Makanan Termahal di Dunia Terungkap! Ini Negara dengan Harga Sepiring Makanan Termahal di Dunia

Harga sangat mahal rupanya tidak sepada dengan rasa angulas. Bayi belut ini kabarnya hanya dibeli oleh orang-orang yang hanya mau pamer saja bahwa mereka bisa beli makanan mahal meski rasanya tidak enak.

"Saya tidak akan membeli angulas. Bayi belut itu tidak punya rasa atau warna, tidak ada apa pun. Angulas bahkan tidak berbau disaat selada lebih punya banyak aroma," kata Rodrigo Garcia Fonseca, head chef restoran terkenal Basque di Madrid.

Meski begitu, Rodrigo mengaku pernah ada yang pesan angulas dalam jumlah banyak. "Siapa yang tidak suka menjadi sombong sesekali," komentarnya.

Harganya Rp 17 Juta, Rasa Bayi Belut Malah Disebut Tak EnakFoto: iStock

Penjualan angulas pun sempat sangat menghebohkan. Tahun 2016, sejumlah belut berlendir ini terjual USD 6.300 atau setara Rp 95,6 juta per kg. Namun harga ini menurun drastis pada penjualan kedua. Menariknya, dua kali pelelangan angulas ini dibeli orang yang sama.

Ia diketahui seorang pemilik restoran yang punya strategi. Menurutnya membayar harga yang jauh lebih tinggi pada penjualan pertama merupakan strategi promosi yang baik untuk bisnisnya. "Beberapa pelanggan saya datang 20-30 kali dalam satu musim untuk makan angulas," tuturnya.

Resep populer mengolah angulas adalah memasaknya dengan bawang putih dan cabai merah yang sudah ditumis dengan minyak zaitun. Sejarawan sekaligus penulis makanan terkenal Manolo Gonzales menyimpulkan sifat eksklusif membuat angulas menjadi istimewa dalam dunia gastronomi.

Baca Juga: Ini Dia Makanan Murah yang Disulap Jadi Makanan Mewah dan Mahal




Tonton juga 'Ini Bayi Belut, Makanan Termahal di Spanyol!':

[Gambas:Video 20detik]

(adr/odi)