Kue Tradisional Asia

Ini 5 Bahan Wajib Dalam Pembuatan Kue Tradisional

Devi Setya - detikFood Rabu, 17 Okt 2018 16:27 WIB
Foto: Istock Foto: Istock
FOKUS BERITA Kue Tradisional Asia
Jakarta - Kue tradisional atau jajanan pasar banyak menggunakan bahan alami sebagai bahan baku dan bahan pelengkap. Seperti gula merah, kelapa parut dan santan.

Bukan keju, cokelat atau selai kacang yang biasa dijadikan penambah rasa pada jajanan tradisional. Tapi kebanyakan menggunakan bahan alami.

Gula merah biasa diandalkan sebagai sumber rasa manis, santan sebagai penambah rasa gurih dan kelapa parut biasa diandalkan untuk memperkaya rasa dan tekstur. Apa saja bahan tambahan pada jajanan pasar yang paling sering digunakan?

1. Kelapa parut
Ini 5 Bahan Wajib Dalam Pembuatan Kue TradisionalFoto: Istock
Kelapa parut bisa dikatakan jadi bahan pelengkap yang punya peran penting pada jajanan pasar. Kelapa parut biasa dijadikan topping hingga taburan pada jajanan pasar.

Sebut saja klepon, kue putu, kue mata roda hingga kue apem, semuanya mengandalkan kelapa parut untuk membuat rasanya makin legit. Kelapa parut ini biasanya dipilih yang kematangannya sedang. Kelapa diparut dengan bentuk memanjang agar tampilannya cantik, berbeda dengan kelapa parut untuk dibuat santan.

Kelapa parut juga tidak dihidangkan mentah melaainkan harus dikukus terlebih dulu. Untuk membuatnya lebih gurih, biasanya kelapa diaduk dengan sedikit tambahan garam sebelum dijadikan taburan kue tradisional.

Baca juga : Selain Cantik, Kue Tradisional Asia Juga Manis Enak Rasanya

2. Gula merah
Ini 5 Bahan Wajib Dalam Pembuatan Kue TradisionalFoto: Istock
Pada jajanan pasar khas Indonesia, gula merah juga sulit untuk ditinggalkan. Gula merah bisa dijadikan campuran adonan, isian hingga saus siraman.

Ada beberapa kue yang dibuat dengan tambahan gula merah seperti klepon, kue lupis, kue cucur, hingga misro yang manis legit. Di Asia ada kue kutsinta dari Filipina yang dibuat dari campuran tepung beras dan gula merah.

3. Santan
Ini 5 Bahan Wajib Dalam Pembuatan Kue TradisionalFoto: Istock
Santan juga termasuk bahan pelengkap yang tak bisa dihilangkan dari berbagai resep kue tradisional di Asia. Santan bisa ditambah dalam adonan ataupun dijadikan siraman saat akan disajikan.

Sebut saja jajanan pasar Indonesia ada kue putri mandi yang berlumur santan kental, kue talam atau kue serabi yang kuahnya adalah racikan santan dan gula merah. Di Thailand juga ada singkong Thailand dan mango sticky rice yang tak bisa jauh dari santan.

Santan yang digunakan sebagai pelengkap jajanan pasar ini tidak disajikan mentah tapi sudah dimasak. Santan dimasak dengan api kecil hingga mengental, biasanya dicampur dengan gula merah atau gula pasir supaya rasanya manis.

4. Daun suji
Ini 5 Bahan Wajib Dalam Pembuatan Kue TradisionalFoto: Istock
Kue tradisional biasanya tidak banyak memiliki varian warna karena memang hanya mengandalkan sumber pewarna alami. Salah satunya adalah daun suji yang digunakan untuk menghasilkan warna hijau.

Daun suji memiliki bentuk memanjang seperti daun pandan namun dengan ukuran yang lebih kecil. Untuk menggunakan daun suji biasanya daun dihaluskan lalu diberi air dan diremas hingga air berwarna hijau pekat.

Sebelum ditambahkan ke dalam adonan, air daun suji ini disaring dulu agar ampasnya tidak ikut tercampur. Sari daun suji bisa dijadikan pewarna pada kue klepon, kue puti, getuk hingga kue putu mayang.

Baca juga : Ini 7 Jajan Pasar Khas Jawa yang Umum Disajikan Dalam Tampah

5. Daun pandan
Ini 5 Bahan Wajib Dalam Pembuatan Kue TradisionalFoto: Istock
Daun suji dan daun pandan memang sulit dipisahkan, daun pandan bisa juga dijadikan pewarna alami sekaligus penambah aroma. Biasanya daun pandan dipadukan dengan daun suji untuk mendapatkan warna sekaligus aroma yang harum.

Daun pandan mengeluarkan bau aromatik yang membuat kue semakin harum menggoda. Daun pandan juga kerap dijadikan campuran saat memasak santan atau saus gula merah. Irisan daun pandan bahkan sering dijadikan wadah pembungkus atau hiasan pada jajanan pasar. (dvs/odi)
FOKUS BERITA Kue Tradisional Asia