Terkena Sindrom Nasi Goreng, Wanita Ini Tuntut Restoran Rp 14.2 Miliar

Dewi Anggraini - detikFood Sabtu, 30 Jun 2018 17:30 WIB
Foto: shutterstock
Jakarta - Wanita ini tuntut restoran China all you can eat sebesar Rp 14.2 miliar. Ini karena dirinya menderita 'fried rice syndrome' usai melahap nasi goreng di sana.

Germaine Mobley menuntut restoran Asian King Buffet di wilayah Wacahachie, Texas, AS. Wanita berusia 62 tahun itu mengaku terkena fried rice syndrome usai melahap nasi goreng di restoran itu pada tahun 2016.
Terkena Sindrom Nasi Goreng, Wanita Ini Tuntut Restoran Rp 14.2 MiliarFoto: iStock
Karenanya ia melayangkan gugatan pada pihak restoran sebesar $ 1 juta (Rp 14.2 miliar). Lewat gugatannya, Mobley menulis kalau Balcillus cereus atau biasa disebut 'fried rice syndrom' merupakan sejenis bakteri. Bakteri tersebut ada pada hidangan yang dibiarkan atau disimpan dalam suhu ruangan.
lapor Fox News (30/6).

Baca juga: Cegah Keracunan Makanan dengan Menghindari 8 Makanan Ini

Berdasarkan keterangannya, awalnya Mobley memesan nasi goreng. Ia menghabiskan nasi goreng yang menurutnya biasa saja itu. Namun saat dalam perjalanan pulang, ia merasa sakit perut.

"Rasanya (nasi goreng) terasa enak enak saja," ungkap Mobley pada WFMY (28/6).

Akhirnya Mobley memutuskan untuk memeriksakan kondisinya ke rumah sakit. Namun keesokan harinya, kondisi kesehatan tubuhnya justru makin menurun.
Terkena Sindrom Nasi Goreng, Wanita Ini Tuntut Restoran Rp 14.2 MiliarFoto: thinkstock
"Saya muntah-muntah. Keesokan paginya, saya mengalami gangguan pernapasan, jadi suami saya memanggil petugas medis, tuturnya.

Dilansir dari Dallas News, Mobley dilarikan ke rumah sakit dan harus mendapat perawatan intensif di ruang ICU selama delapan hari. Karenanya kini Mobley menuntut pihak Asian King Buffet. Namun pihak restoran mengaku kalau penyebab kejadian ini bukanlah karena hidangan yang ia makan di sana.

Jadi, apa sebenarnya fried rice syndrom? Benarkah hal ini sangat berbahaya?

Ternyata penyakit tersebut memang benar adanya. Ini karena adanya bakteri bernama Bacillus cereus pada makanan yang disimpan dalam suhu ruangan. Menurut Food and Drug Administration, AS, orang yang terkena bakteri itu akan merasa mual kemudian muntah, diare, dan kram. Bakteri Bacillus cereus umumnya ditemukan pada nasi sisa atau makanan cepat saji yang dibiarkan dalam suhu ruangan.
Terkena Sindrom Nasi Goreng, Wanita Ini Tuntut Restoran Rp 14.2 MiliarFoto: iStock
National Center for Biotechnoligy di Amerika juga memberikan saran agar terhindar dari bakteri ini. "Beras harus dimasak dalam jumlah sedikit per hari. Ini agar mengurangi waktu penyimpanan sebelum digoreng. Setelah matang, nasi harus tetap panas (lebih dari 63°C) atau dinginkan lalu dipindahkan ke dalam kulkas kurang lebih dua jam setelah matang. Nasi goreng tidak boleh disimpan dalam kondisi hangat terutama bersuhu sekitar 15-50° C," tulis National Center for Biotechnoligy seperti dilaporkan IBT (29/6).

Baca juga: 8 Bakteri dari Makanan Mentah Ini Bisa Memicu Keracunan (1) (sob/odi)