Jasad Mendiang Anthony Bourdain Masih Tertahan di Prancis, Ini Tanggapan Sang Ibu

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 12 Jun 2018 10:00 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Empat hari setelah kepergiannya, jasad mendiang Anthony Bourdain masih tertahan di birokrasi Prancis. Sang ibu menyampaikan tanggapannya tentang hal ini.

Jasad Anthony masih tertahan oleh birokrasi negara Prancis, yang membuat rencana pemakaman ditunda sementara waktu. Hal ini disampaikan oleh sang ibu, Glady Bourdain kepada The Post, dilansir dari Page Six (10/06).

Jasad Mendiang Anthony Bourdain Masih Tertahan di Prancis, Ini Tanggapan Sang IbuFoto: Istimewa

Hingga saat ini pihak keluarga Anthony, masih menunggu pemerintah Prancis mengizinkan mereka membawa pulang jasad Anthony ke Amerika Serikat untuk dimakamkan.

Baca Juga: Dari Tato hingga Rendang, 10 Hal Unik dari Anthony Bourdain yang Menarik

"Mereka tidak akan membiarkan kita membawa jasad Anthony ke Amerika Serikat, karena formalitas birokrasi Prancis," tutur ibu dari celebrity chef tersebut. Gladys juga menyebutkan bahwa negara Prancis tipikal dengan pepatah 'C'est La Vie' atau hidup itu keras.

"Dengar, saya pernah tinggal di Prancis selama lima tahun, dan di sana tidak ada yang dilakukan dengan cepat," katanya.

Sang ibu menambahkan bahwa rencana pemakaman untuk putranya, akan diserahkan ke mantan istri Anthony, Ottavia Busia Bourdain. Karena Ottavia secara legal masih menjadi orang terdekat Anthony.

"Meskipun mereka telah berpisah, Ottavia tetap berwenang mengurus apapun yang terjadi. Kita memang belum berbicara selama beberapa hari ini, tapi saya yakin dia sama terpukulnya dengan saya," lanjut Gladys

Baca Juga: Ini Isi Wawancara Anthony Bourdain yang Terakhir

Anthony dan Ottavia memang memiliki hubungan yang baik meski telah berpisah. Mereka berdua tetap mengurus sang putri, Ariane yang berusia 11 tahun bersama-sama.

Jasad Mendiang Anthony Bourdain Masih Tertahan di Prancis, Ini Tanggapan Sang IbuFoto: Istimewa

Gladys juga mengungkapkan bahwa dia terakhir berbicara dengan putranya yang ia diskripsikan 'sangat bersemangat dan berbakat', pada Hari Ibu. Sebulan sebelum Anthony mengakhiri hidupnya. Pertama kali ia mengetahui kepergian Anthony, dari salah satu putranya.

"Tidak pernah ada tanda yang menunjukkan sesuatu yang salah. Anthony merupakan orang terakhir yang saya bayangkan akan melakukan sesuatu sepertu ini," ungkap Gladys dalam satu sesi wawancara.

Gladys juga sempat berbicara dengan Chef Eric Ripert, yang pertama kali menemukan Anthony tak bernyawa. "Ripert berkata bahwa Tony berada dalam suasana hati yang gelap beberapa hari terakhir," imbuhnya.

Tapi hingga kini Gladys masih belum mengetahui, mengapa anaknya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri.

"Dia memiliki segalanya. Sukses yang melampaui mimpinya. Uang yang juga melampaui mimpinya," pungkas Gladys.

Seperti yang dikabarkan, Anthony ditemukan tidak bernyawa di kamar hotelnya di Le Chambard, Prancis. Ia mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, menggunakan sabuk jubah mandi pada Jum'at pagi (08/06). Ia berada di Prancis, dalam rangakaian syuting untuk episode CNN Parts Unknown.

Baca Juga: Begini Kronologi Meninggalnya Anthony Bourdain di Prancis (lus/odi)