Tolak Pesanan Kue Pengantin Sesama Jenis, Pengadilan Colorado Putuskan Pemilik Tak Bersalah

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 05 Jun 2018 11:45 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Bakery ini tegas tolak pesanan kue pengantin untuk pasangan sesama jenis. Pemilik bakery di Colorado ini, akhirnya dinyatakan tidak bersalah.

Sejak tahun 2015, Amerika Serikat telah melegalkan pernikahan sesama jenis di 50 bagian negara bagian di sana. Namun, jauh sebelum itu, pernikahan sesama jenis belumlah legal dan masih dianggap tabu bagi sebagian orang Amerika.
Tolak Pesanan Kue Pengantin Sesama Jenis, Pengadilan Colorado Putuskan Pemilik Tak BersalahFoto: Istimewa
Baca Juga: Pengadilan Jerman Putuskan Roti dan Kopi Bukan Menu Sarapan

Salah satunya di negara bagian Colorado. Pada tahun 2012 silam, sebuah toko kue di Colorado menolak untuk melayani pesanan kue pengantin untuk pasangan sesama jenis, bernama David Mullins dan Charlie Craig. Dilansir Delish (04/06), sang pemilik toko kue, Jack Phillips menolak pesanan itu karena tidak sesuai dengan keyakinannya.

Bakery atau toko kue yang bernama Masterpiece Cakeshop ini, kemudian dilaporkan ke Supreme Court atau Mahkamah Agung. Dengan kasus tentang komisi hak sipil di Colorado, dan melalui proses hukum yang cukup panjang dan berliku.
Tolak Pesanan Kue Pengantin Sesama Jenis, Pengadilan Colorado Putuskan Pemilik Tak BersalahFoto: Istimewa
Pada tahun 2014, Colorado Civil Rights Commission memutuskan bahwa Masterpiece Cakeshop, telah melanggar Colorado's Anti-Discrimination Act (CADA) atau pelanggaran tentang diskriminasi hak. Kemudian di tahun 2016, Alliance Defending Freedom, sebuah organisasi non-profit konservatif, mengajukan petisi kepada Mahkamah Agung untuk menindak kasus ini.

Mahkamah Agung memutuskan bahwa komisi tersebut menunjukkan adanya permusuhan dan menyudutkan, Phillips berdasarkan keyakinannya.

"Pertimbangan ini netral, dan untuk menghormati Phillips yang terpojokan di sini," ungkap hakim Kennedy.
Tolak Pesanan Kue Pengantin Sesama Jenis, Pengadilan Colorado Putuskan Pemilik Tak BersalahFoto: Istimewa
"Civil Rights Commision menangani kasus Phillips dengan memasukan elemen yang menyudutkan keyakinan agama Phillips, dan membuat Phillips merasa keberatan," lanjut sang hakim.

Namun keputusan ini juga menimbulkan opini yang berbeda. Dua hakim, Justice Ruth Bader Ginsburg dan Sonia Sotomayor mengatakan, bahwa Phillips tetap bersalah.

"Ketika pasangan menghubungi toko kue untuk memesan kue pengantin, yang mereka layani adalah produk kue untuk pernikahan tersebut. Bukan merayakan pernikahan pasangan sesama jenis. Hal inilahyang ditolak oleh pemilik toko kue." Pungkas Sonia.

Baca Juga: Pengadilan Tinggi Italia Putuskan Larangan Menaruh Lobster di Dalam Es


(sob/odi)