Hiii, Mahasiswa Ini Masak dan Makan Ular yang Masuk ke Asramanya

Lusiana Mustinda - detikFood Kamis, 24 Mei 2018 18:30 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Seekor ular berukuran besar tiba-tiba masuk ke asrama mahasiswa ini. Siapa sangka mahasiswa ini justru lakukan hal yang mengagetkan ini.

Nasib seekor ular yang diam-diam masuk ke asrama mahasiswa di China ini berakhir jadi santapan. Ceritanya berawal dari ketika seekor ular tiba-tiba merayap ke dalam kamar asrama salah satu universitas di China. Alih-alih ketakutan, mahasiswa laki-laki dari Chongqing Institute of Mechanical & Electrical Engineering justru malah menangkap ular, menyianginya dan memasaknya.

Hiii, Mahasiswa Ini Masak dan Makan Ular yang Masuk ke AsramanyaFoto: Istimewa

Dikutip dalam Nextshark (24/05), setelah menangkap ular, ia memulai persiapan panjang untuk menguliti hewan. Prosesnya dengan cara mengeluarkan jeroan dan memotong dagingnya menjadi potongan-potongan yang lebih kecil.

Baca juga: Sate Kobra dan Buaya Berbumbu Gurih Menantang Untuk Dicicipi

Mahasiswa ini kemudian menambahkan beberapa rempah. Mulai dari kurma merah, ginseng, kulit jeruk, Angelica dan daun bawang. Sajian ini mirip seperti sup dengan aroma yang nikmat gurih.

Hiii, Mahasiswa Ini Masak dan Makan Ular yang Masuk ke AsramanyaFoto: Istimewa

Pihak sekolah dilaporkan mengetahui tentang insiden ini setelah gambar masakan ular ini beredar luas di media sosial. Salah satu dosen mengungkapkan pada hari Minggu bahwa mereka tidak setuju dengan hal tersebut. Dan mahasiswa ini telah menerima teguran karena dinilai sudah merusak citra kampus.

Ular menjadi salah satu hewan berbisa yang tak biasa dikonsumsi sebagai makanan di sebagian besar budaya. Kebiasaan makan daging ular hanya diterima di beberapa negara saja.

Hiii, Mahasiswa Ini Masak dan Makan Ular yang Masuk ke AsramanyaFoto: Istimewa

Dikenal memiliki manfaat kesehatan. Ular dianggap sebagai makanan lezat di negara-negara seperti China, Taiwan, Thailand, Vietnam hingga Kamboja. Dalam masakan Kanton, masakan ular sering dikonsumsi di musim gugur karena efeknya yang menghangatkan tubuh.

Baca juga: Restoran Ini Sediakan Hidangan Kaki Buaya dan Ikan Piranha (lus/odi)