Lauk Kering untuk Ramadan

Minang Punya Rendang Jengkol dan Telur yang Enak Jadi Pendamping Nasi Hangat

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Kamis, 03 Mei 2018 16:00 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Lauk kering ada banyak jenisnya. Dari ranah Minang, ada berbagai olahan rendang nikmat hingga dendeng balado. Mana yang kamu suka?

Jelang ramadan, aneka lauk kering bisa distok karena sifatnya praktis dan awet. Bagi penggemar masakan Minang, ada ragam lauk kering sebagai pilihan. Semuanya enak disantap dengan nasi hangat!

1. Dendeng

Minang Punya Rendang Jengkol dan Telur yang Enak Jadi Pendamping Nasi HangatFoto: detikfood

Foto: dok. detikFood
Dendeng adalah lauk kering populer dari Minang. Berupa olahan daging sapi yang digoreng kering dan garing. Dendeng biasanya dibuat dari daging paha atas sapi yang diiris membujur serat tipis-tipis, dibumbui bawang dan garam lalu dikeringkan dengan cara dijemur. Setelah itu, dendeng digoreng kering lalu disajikan dengan sambal balado berbahan cabai merah. Kalau mau stok untuk ramadan, Anda bisa beli dendeng di rumah makan Padang. Ada juga dendeng praktis yang dijual dalam kemasan stoples.

Baca Juga: Dendeng hingga Abon, Ragam Lauk Kering Berbahan Daging

2. Patai kacomato

Minang Punya Rendang Jengkol dan Telur yang Enak Jadi Pendamping Nasi HangatFoto: Istimewa

Foto: Riza Firli
Patai kacomato atau petai kacamata adalah hidangan Minang yang mungkin jarang ditemui di restoran Padang di Jakarta. Berupa petai goreng plus kulitnya yang berbentuk mirip kaca mata. Biasanya disajikan dengan ikan teri goreng. Karena teksturnya yang kering, patai kacomato bisa disimpan di stoples sebagai stok lauk. Untuk membuatnya, kulit pinggiran petai dibuang. Kulit petai lalu dikikis pelan-pelan. Cuci bersih petai, iris sering dan tipis, lalu goreng hingga garing. Kalau mau lebih enak, patai kacomato bisa ditambahkan sambal balado.

3. Rendang jengkol

Minang Punya Rendang Jengkol dan Telur yang Enak Jadi Pendamping Nasi HangatFoto: Istimewa

Foto: Istimewa
Bukan hanya daging sapi, jengkol juga enak diolah jadi rendang. Rasanya gurih, pedas dan empuk. Proses pengolahan rendang jengkol yang lama membuat sajian ini awet. Biasanya rendang jengkol sudah tidak mengeluarkan bau khas karena jengkol sebelumnya sudah direndam dengan daun jeruk atau sedikit kapur sirih. Bumbunya banyak termasuk jahe, serai, kemiri, kunyit dan santan. Kini banyak rendang jengkol dijajakan dalam kemasan praktis.

4. Kentang balado

Minang Punya Rendang Jengkol dan Telur yang Enak Jadi Pendamping Nasi HangatFoto: Istimewa

Foto: dok. detikFood
Lauk-lauk khas Minang memang identik dengan bumbu balado. Tak terkecuali kentang yang diolah dengan bumbu pedas gurih ini. Kentang diiris tipis lalu digoreng kering. Selanjutnya kentang dibalut bumbu balado yang terdiri dari cabai merah besar, gula pasir, bawang dan lainnya. Resepnya bisa diintip di sini. Kalau sudah matang, Anda bisa menaruhnya di stoples meja makan. Tinggal makan pakai nasi hangat!

5. Rendang telur

Minang Punya Rendang Jengkol dan Telur yang Enak Jadi Pendamping Nasi HangatFoto: Istimewa

Foto: Rendangtelur
Rendang telur atau randang talua dibuat dari telur, tepatnya telur kocok yang dibuat dadar tipis, dikukus kemudian dipotong segi empat kecil. Rendang telur berbentuk seperti keripik kentang dengan tekstur garing. Rendang telur bisa dijadikan camilan atau pendamping sayuran ketupat. Rendang jenis ini banyak dijual dalam kemasan praktis.

Baca Juga: Kriuk-kriuk Renyah Rendang Talua Payakumbuh Kini Mendunia (adr/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com