ADVERTISEMENT

Menjijikkan! Wanita Ini Temukan Kadal Mati dalam Salad Buatannya

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Kamis, 08 Feb 2018 17:30 WIB
Foto: Istimewa
Maine - Alih-alih menikmati sayuran segar dalam salad racikannya, wanita ini justru temukan kadal mati. Kok bisa?

Seorang wanita asal Maine, Amerika Serikat baru-baru ini viral karena menemukan sesuatu yang tak terduga dalam saladnya. Ia mengaku menemukan kadal mati dalam semangkuk salad yang diraciknya.

Wanita bernama Michelle Carr ini menduga kadal berasal dari romaine lettuce kemasan yang ia beli di supermarket Shaws. Awalnya Carr menduga sesuatu yang menyangkut di garpunya adalah lembaran alpukat. Namun saat diperhatikan rupanya ada kadal mati berukuran sekitar 7 cm tanpa buntut.

Menjijikkan! Wanita Ini Temukan Kadal Mati dalam Salad BuatannyaFoto: Istimewa

Baca Juga: Hii... Di Restoran Ini Ada Tikus Mati Jatuh dari Atap Langsung ke Atas Meja Saji!

Carr lalu mengunggah foto temuannya ke Facebook. Sebagai keterangan foto ia menulis, "Dan saya kira saya meletakkan garpu saya pada potongan alpukat di salad homemade buatan saya sore ini. #Whereisitstail?"

Dikutip dari Fox News (8/2), Carr berujar, "Ini mengejutkan. Ini menjijikkan. Saya langsung mulai muntah." Rupanya Carr membeli romaine lettuce kemasan dari supermarket Shaw di Portsmouth, New Hampshire pada 26 Januari 2018. Namun produk ini sebenarnya didistribusikan perusahaan di California.

Teman Carr yang berprofesi sebagai ahli biologi meyakini reptil kadal dengan perut biru ini asli wilayah pantai Barat. Pihak supermarketpun mengaku sudah memberi tahu pemasok mengenai temuan ini.

Menjijikkan! Wanita Ini Temukan Kadal Mati dalam Salad BuatannyaFoto: Istimewa

Baca Juga: Hiiii, Pria Ini Temukan Tikus Kecil Berbulu dalam Sajian Burgernya

Carr yang bekerja sebagai perawat mengatakan situasi ini sangat, sangat menakutkan. Terlebih ia tidak tahu apakah memakan buntut kadal atau tidak mengingat saat ia menemukan kadal, reptil ini sudah tidak berbuntut.

Khawatir mungkin terpapar salmonella dan E.coli, Carr sudah menghubungi petugas kesehatan New Hampshire, Food and Drug Administration setempat, serta pihak supermarket. Investigasi sepertinya akan segera dilakukan oleh pihak Food and Drug Administration mengingat produk ini berasal dari wilayah lain.

(adr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT