'Share Tables' di Sekolah Cegah Makanan Terbuang dengan Cara Bermanfaat

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 15 Nov 2017 13:54 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Sudah sekitar setahun sekolah-sekolah di Amerika hadirkan Share Tables atau meja berbagi. Cara ini mampu cegah makanan terbuang sia-sia dengan memberinya untuk anak yang kelaparan.

Dikutip dari Scary Mommy (15/11), konsep Share Tables sebenarnya sederhana. Sebuah meja diletakkan sehingga murid sekolah bisa menaruh makanan atau minuman yang ingin mereka bagikan.

Nantinya murid lain bisa mengambil makanan atau minuman tersebut jika mereka suka. Di jam pulang sekolah, barulah makanan yang tersisa di Share Tables dibagikan ke badan amal atau food bank setempat.

'Share Tables' di Sekolah Cegah Makanan Terbuang dengan Cara BermanfaatFoto: Istimewa

Baca Juga: Sajikan Menu Sehat, Sekolah Ini Banyak Hasilkan Sampah Sisa Makan Siang

Tidak diketahui pasti kapan inisiatif Share Tables dimulai. Tapi beberapa sekolah di penjuru Amerika menjalankan program ini pada Juni 2016 usai adanya memo dari US Department of Agriculture (USDA).

Menurut USDA, Share Tables adalah strategi inovatif untuk mendorong konsumsi makanan bernutrisi di kalangan murid sekolah. Sekaligus mengurangi pembuangan makanan yang sia-sia.

Di Orange County, Florida ada 20 sekolah yang mnejalankan program Share Tables. Salah satunya Aloma Elementary yang memberikan makanan sisa di sekolah mereka untuk gereja terdekat. a

Pihak gereja selanjutnya mendistribusikan makanan sisa ke dapur umum yang memberi makan sekitar 100 orang tuna wisma setiap minggu. "Tanpa program ini, makanan tersebut akan berakhir di tong sampah. Ini sangat membantu," ujar Pastor Stan Reinemund dari Redeemer Lutheran Church.

'Share Tables' di Sekolah Cegah Makanan Terbuang dengan Cara BermanfaatFoto: Istimewa

Baca Juga: Apa Ya Menu Makan Siang di Sekolah Prince George?

Sementara itu bagi murid yang kurang beruntung sehingga tidak bisa membawa bekal atau camilan ke sekolah, bisa mengambil makanan dari Share Tables. Diantaranya buah segar, keripik dan yogurt.

Share Tables juga bersifat terbuka sehingga tidak ada stigma negatif melekat. Para murid di sekolahpun bebas menghampiri Share Tables tanpa merasa malu atau ragu-ragu.

Ke depannya Share Tables diharapkan bisa jadi konsep kantin di tiap sekolah. Pasalnya konsep program ini sederhana dan tak membutuhkan banyak fasilitas.

(adr/adr)
Load Komentar ...