Wanita Ini Masukkan Potongan Kaca ke Dalam Makanannya Agar Bisa Makan Gratis

Sonia Permata - detikFood Kamis, 05 Okt 2017 14:13 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Seorang wanita sengaja menaruh potongan kaca ke dalam makanan pesanannya. Tujuannya untuk menipu restoran hingga ratusan dollar.

Dikabarkan oleh Fox News (04/17), seorang wanita dituduh memasukkan pecahan kaca ke dalam makanannya. Tujuannya untuk mendapatkan makanan gratis dari restoran yang dikunjunginya.

Baca Juga: Nenek Ini Tewas Usai Menelan Pecahan Kaca dalam Mustard

Kaitlyn Murphy, ditangkap karena tuduhan telah melakukan tindak penipuan pada restoran. Ia mengaku menemukan potongan kaca di dalam makanannya, agar dia tidak perlu membayar makanannya. Tipuan yang dilakukan wanita berusia 31 tahun tersebut, awalnya diketahui oleh seseorang yang ia kenal di tempat rehabilitasi.

Wanita Ini Masukkan Potongan Kaca ke Dalam Makanannya Agar Bisa Makan GratisFoto: Istimewa

Kaitlyn mengaku bahwa dia membawa pecahan kaca ke dalam tasnya saat pergi makan di restoran. Kemudian ia mencampurkan ke dalam makanannya. Bahkan dengan sengaja ia menggores bibir dan lidahnya dengan mengunyah pecahan kaca tersebut agar ceritanya lebih realistis.

Setelah Kaitlyn melaporkan penemuan pecahan kaca di dalam makanannya ke pihak restoran, dia selalu mendapatkan makanan gratis, voucher, dan kupon.

Polisi setempat di Delray Beach, Florida, melaporkan bahwa Kaitlyn setidaknya telah mengunjungi sebelas restoran di wilayah Stuart, Florida. Dari tanggal 15 September hingga 26 September, dengan tindak penipuan yang sama.

"Di sini banyak yang saling mengenal, antara pemilik restoran ataupun karyawan sehingga kasus ini cepat terungkap," tutur Michael German, selaku polisi yang menangani kasus ini.

Wanita Ini Masukkan Potongan Kaca ke Dalam Makanannya Agar Bisa Makan GratisFoto: Istimewa

Banyaknya reaksi dari media sosial akhirnya memaksa Kaitlyn untuk menyerahkan diri. Akhirnya polisi menemukan lebih banyak pecahan kaca di dompetnya.

Secara keseluruhan, kerugian yang ditimbulkan Kaitlyn dari penipuan ini menghabiskan biaya hingga ratusan dollar. Termasuk biaya makanan, voucher, kupon, dan tip yang hilang serta merusak reputasi restoran tersebut.

Kaitlyn sendiri awalnya mengaku melakukan tindak penipuan ini karena dia tidak memiliki uang untuk membeli makanan. Namun belakangan dia melakukan ini untuk kesenangan semata setelah dia keluar dari tempat rehabilitasi karena mengonsumsi narkoba dan alkohol.

(adr/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com