Gara-gara Dimakan Prince George, Penjualan Lentil Ini Melonjak di Inggris

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Minggu, 17 Sep 2017 11:10 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Prince George melahap Puy lentil asal Prancis saat makan siang di sekolah. Akibatnya penjualan lentil premium ini dikabarkan langsung meningkat di Inggris.

The Local (12/9) mengabarkan peningkatan penjualan Puy lentil dikarenakan Prince George menikmatinya saat makan siang pertama kali di sekolah Thomas's Battersea School. Hal ini sekaligus membuktikan anggota keluarga kerajaan Inggris punya pengaruh besar untuk rakyatnya.

Baca Juga: Apa Ya Menu Makan Siang di Sekolah Prince George?

Gara-gara Dimakan Prince George, Penjualan Lentil Ini Melonjak di InggrisFoto: Dok. Getty Images/Kensington Palace


Puy lentil adalah lentil hijau yang banyak digunakan para chef. Penyematan kata 'Puy' pada lentil ini sama halnya dengan aturan penamaan 'Champagne.' Hanya lentil dari wilayah Le Puy di Auvergne, Prancis saja yang bisa disebut Puy lentil.

Meski tidak diketahui pasti apakah Prince George menyukai Puy lentil atau hanya memakannya saja, pihak sekolah memang menyajikan Puy lentil bersama mackerel asap. Adapun lentil hijau Le Puy sudah dijual di Inggris sejak 1819. Permintaannya kian meningkat untuk memenuhi kebutuhan restoran di Inggris.

Gara-gara Dimakan Prince George, Penjualan Lentil Ini Melonjak di InggrisFoto: iStock


"Ini adalah star effect," ujar Antoine Wassner selaku pemimpin Sabarot yang mengekspor Puy lentil ke Inggris. Menurutnya begitu Puy lentil dimakan tokoh penting di Inggris, penjualan produk inipun langsung meroket.

Baca Juga: Si Mungil Kaya Serat dari Timur Tengah

Wassner mengaku khawatir efek ini hanya bertahan sementara. Namun ia optimis dengan semakin banyaknya vegan di Inggris, Puy lentil masih tetap diminati.

Dilihat dari nutrisinya, Puy lentil tinggi kandungan protein dan serat. Rasanya pedas mirip lada. Namun dalam masakan Prancis, Puy lentil sering disebut caviar versi orang miskin. (msa/odi)
Load Komentar ...