Inilah 5 Jenis Teh dari Asia yang Paling Populer di Dunia

Inilah 5 Jenis Teh dari Asia yang Paling Populer di Dunia

- detikFood
Minggu, 22 Mar 2015 09:33 WIB
Inilah 5 Jenis Teh dari Asia yang Paling Populer di Dunia
Foto: Getty Images
Jakarta - Teh merupakan minuman kedua yang paling populer di dunia. Seluruh teh berasal dari spesies tanaman camellia sinensis. Negara yang memproduksi teh berkualitas ada di Tiongkok, India, Sri Lanka, Jepang dan Taiwan. Produksinya berupa jenis teh yang banyak dikonsumsi di seluruh dunia.
 
​Dari sekian banyak jenis teh dari tanaman camelia sinesis, 5 jenia teh ini yang paling banyak dikenal orang di dunia dan dinikmati setiap hari.​

1. Teh putih

Foto: Getty Images
Teh putih atau white tea memiiki rasa halus, sangat enak dan elegan di lidah. Jenis teh ini melalui paling sedikit pengolahan. Daun teh dipetik, dilayukan (ketika oksidasi berlangsung) dan dikeringkan. Hasil  daun tehnya berwarna abu-abu lembut, hanya terdiri dari pucuk dan dua daun teratas dari tunas teratas (terkadang hanya pucuk teratas teh putih). Teh putih populer diantaranya Silver Needle dan Bai Mudan. Kualitas terbaik berasal dari provinsi Fujian, Tiongkok. Namun teh putih juga bisa diproduksi area lain seperti Nepal dan Yunnan.

2. Teh hijau

Foto: Getty Images
Teh hijau melalui proses lebih panjang dibanding teh putih. Namun oksidasinya lebih sedikit yang menyebabkan daun teh tetap hijau. Teh hijau Jepang melalui proses pengukusan. Sedangkan teh hijau dari Tiongkok menggunakan metode pan-fired. Hasilnya warna daun teh berkisar antara pucat sampai hijau tua. Jenis teh hijau Jepang terbaik adalah Gyukuro dan Matcha. Adapun teh hijau populer Tiongkok yaitu Longjing dan Gunpowder. Rasa teh hijau mencakup spektrum luas mulai dari seperti mentega dan rumput sampai smokey, bahkan seperti kaldu dan gurih.

3. Teh Oolong

Foto: Getty Images
Teh oolong termasuk semi-teroksidasi dan jenis teh paling kompleks untuk produksinya. Teh ini memerlukan banyak tahap untuk pembuatannya. Daun teh biaasa digulung. Oolong berkualitas baik biasanya bisa didiamkan dalam air lebih dari delapan kali, tiap seduhan mengeluarkan dimensi rasa baru. Oolong terbaik berasal dari Taiwan dan Tiongkok.  Jenis Oolong populer termasuk Baozhong, Da Hong Pao, Jin Xuan, Dong Ding dan Tieguanyin. Rasa tiap oolong sangat berbeda satu sama lain, tapi umumnya kompleks dengan jejak manis seperti madu hingga creamy seperti susu dan rasa panggangan yang pekat.

4. Teh hitam

Foto: Getty Images
Teh hitam termasuk jenis paling umum di pasaran, termasuk Indonesia. Beberapa teh hitam populer antara lain Darjeeling, Assam, Ceylon dan Keemun. Teh ini sangat teroksidasi dan seduhannya pekat. Tidak seperti teh hijau, putih dan oolong, teh hitam terproses dipisahkan dalam sistem grade. Misalnya Orange Pekoe (OP) berarti teh dengan daun penuh dan BOP merupakan teh hitam dengan daun rusak. Umumnya, semaki rusak atau hancur daun tehnya, maka semakin kuat hasil minumannya. Teh hitam menjadi dasar dari teh beraroma yang populer termasuk Earl Grey. Di Tiongkok, teh hitam disebut sebagai teh merah karena perubahan warnanya saar diseduh.

5. Teh Puer

Foto: Getty Images
Teh pu’er merupakan teh fementasi dari provinsi Yunna di Tiongkok. Ada dua jenis teh ini yaitu sheng (mentah) dan shou (matang). Setelah daun teroksidasi, sedikit jumlah kelembapan yang tersisa, dan daun kemudian didiamkan selama berbulan-bulan atau tahunan. Saat diseduh, ada yang menghasilkan teh berwarna terang namun ada pula berwarna gelap dengan rasa earthy yang intens. Kebanyakan pu’er dijual dalam bentuk padat dengan tahun pembuatan teh tertera pada kemasan. Teh pu’er berusia sangat tua dan berkualitas baik dapat berharga sangat mahal saat dilelang.
Halaman 3 dari 6
(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads