Restoran yang dipenuhi tamu makan siang ini mengalami masalah serius. Kondisinya kacau karena terjadi gangguan listrik yang mengakibatkan AC mereka ikut mati.
Hambatan atau tantangan yang dialami sebuah bisnis kuliner tidak hanya soal sepinya pelanggan. Namun masalah-masalah operasional, seperti gangguan listrik juga bisa menyebabkan kekacauan.
Salah satu restoran di Singapura sempat mengalami hal tersebut pada 17 Agustus 2025. Pada Minggu siang, restoran Hapiha Mediterranean Taverna ramai dikunjungi pelanggan yang ingin menikmati makan siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan di hari tersebut sedang ada acara pesta ulang tahun ke-60 yang mengundang banyak tamu. Sayangnya pelanggan merasakan pengalaman kurang menyenangkan karena kondisi restoran yang tidak terkendali.
Restoran bergaya Mediterania itu mengalami pemadaman listrik sebanyak dua kali. Menyebabkan kedua AC di restoran mati. Kondisi ini membuat ruang tertutup menjadi sangat panas dan sesak, terlebih saat tamu undangan pesta ulang tahun datang.
![]() |
Ali, suami dari pemilik restoran di kawasan Ridgewood Condominium ini mengungkap tim mereka telah menyiapkan pesta tersebut sejak pukul 07.30 pagi.
Pukul 11.30 siang, mereka juga sudah siap menyambut para tamu dengan dekorasi-dekorasi dan makanan menarik. Para tamu yang datang juga memuji dekorasi restoran yang dianggap bagus. Sayangnya kekacauan melanda beberapa menit setelah mereka menyambut para tamu.
Ali menceritakan kejadian ini lewat video TikTo @hapiha10. Ia menjelaskan bagaimana kondisi tersebut membuat staff restoran panik.
"Kedua AC saua mati, benar-benar mati," ujarta.
Meskipun kondisi ruangan panas dan sumpek, para tamu tetap memilih untuk tinggal seolah tidak terjadi apa-apa. Menurut Ali para tamu tetap mengobrol, tertawa, bersenang-senang.
"Panas dan berkeringat, semua tamu bisa saja pergi, tetapi mereka tetap tinggal dan tim kami tetap menyiapkan makanan dan wine, dan mereka masih bersenang-senang," jelasnya.
![]() |
Tamu undangan pesta ini juga menikmati berbagai hidangan lezat yang sudah disiapkan, termasuk platters berisi mezza dan daging yang membuat mereka tetap semangat.
Saat kondisi kacau tersebut, Ali rupanya panik sampai-sampai tak sadar kalau sudah meneriaki istri dan timnya. Ia meminta maaf ke publik atas kejadian tersebut.
Ali bersyukur karena keluarga pemilik pesta dan tamu sudah memberi dukungan.
"Kami kira para tamu akan meneriaki kamu, tetapi ternyata mereka sangat mengerti," jelas Ali.
(aqr/adr)