Ini Dia Rahasia Bikin Hamburger yang Empuk dan Juicy!

Ini Dia Rahasia Bikin Hamburger yang Empuk dan Juicy!

- detikFood
Jumat, 24 Mei 2013 13:56 WIB
Ini Dia Rahasia Bikin Hamburger yang Empuk dan Juicy!
Foto: Thinkstock
Jakarta - Daging burger siap masak sebenarnya tersedia di supermarket. Namun, ada kepuasan sendiri jika kita sukses membuat daging burger yang enak dan juicy. Apalagi kalau komposisi roti, topping, dan sausnya pas. Wah, bisa-bisa satu hamburger tak cukup!

Agar hamburger yang Anda buat empuk, juicy dan enak, ikuti tips The Daily Meal (07/05/13) berikut:


1. Membeli daging

Foto: Thinkstock
Burger sebaiknya dibuat dari daging sapi bagian chuck, baik rump steak maupun daging bahu depan. Kalau ingin rasanya lebih kuat, campur chuck dengan short rib atau brisket. Namun kalau ingin kandungan lemaknya lebih rendah, campur dengan sirloin.
Rasio ideal lemak banding daging adalah 15:85. Namun, jika Anda ingin daging burgernya terasa lebih berlemak dan juicy, Anda bisa menerapkan rasio 20:80 atau 25:75. Pastikan mesin penggilin dan daging dalam keadaan dingin agar lemaknya tak mencair.

2. Porsi daging

Foto: Thinkstock
Daging burger idealnya memiliki berat 170-230 gram. Kalau terlalu besar, butuh waktu lama untuk mematangkannya sampai ke dalam serta akan membebani roti burger. Setelah digiling, bentuk menjadi bundar dengan bagian tengah sedikit lebih tebal lalu timbang. Jangan terlalu lama memegang dan membentuk daging dengan tangan agar daging tak jadi keras.

3. Bumbu

Foto: Thinkstock
Gunakan bumbu yang dapat meningkatkan rasa daging, bukan malah menenggelamkannya. Jika Anda menggunakan campuran daging short rib (brisket) dan chuck, garam dan merica saja cukup. Namun, kalau chuck digunakan tanpa campuran, beri herba, bumbu, dan condiment. Contohnya adalah campuran garam dapur, merica hitam dan putih, daun ketumbar cincang, thyme, dan paprika.

4. Teknik memasak

Foto: Thinkstock
Ada yang lebih suka memanggang burger di wajan antilengket atau griddle, ada juga yang lebih senang membakarnya di alat bakaran. Membakar burger lebih praktis dengan gas, namun aromanya akan lebih wangi jika memakai kayu bakar atau arang. Setelah dipanggang atau dibakar dengan api sedang, pastikan Anda mendiamkannya dalam suhu ruangan selama 15 menit agar bagian dalamnya matang sempurna.

5. Keju

Foto: Thinkstock
Hmm... Siapa yang tak tergoda dengan keju yang meleleh di atas daging burger? Kalau Anda menggunakan alat bakaran yang memiliki penutup, bakar daging burger di satu sisi sampai 3/4 matang. Kemudian, balikkan, dan letakkan keju di atasnya. Tutup bakarannya sehingga bagian bawahnya matang dan kejunya meleleh sempurna. Agar kejunya tak meleleh ke alat bakaran, Anda bisa menggunakan keju parut yang diletakkan di tengah daging burger.

6. Topping dan saus

Foto: Thinkstock
Keju, telur, jamur, mentimun, irisan bawang Bombay, selada, tomat,Β  acar... Sebaiknya batasi 3-4 bahan saja untuk topping burger. Anda bisa memilih dua jenis saus untuk hamburger, seperti mayonnaise, saus tomat, atau mustard. Jika terlalu banyak pelengkap dan saus, rasa dagingnya akan tenggelam.

7. Roti

Foto: Thinkstock
Roti hamburger bisa dibakar atau dipanggang sebentar, lalu diolesi sedikit mentega. Jika mentega dioleskan sebelum roti dipanaskan, hasilnya jadi lembek dan basah.
Halaman 2 dari 8
(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads