Mantap, Camilan Keripik Khas Malang Ini Terjual 2.000 Kg Setiap Bulan!

ADVERTISEMENT

Mantap, Camilan Keripik Khas Malang Ini Terjual 2.000 Kg Setiap Bulan!

Inkana Putri - detikFood
Jumat, 02 Des 2022 13:19 WIB
Instagram/@aira.keripik.malang
Foto: Instagram/@aira.keripik.malang
Jakarta -

Selain terkenal dengan kuliner bakso, Malang juga populer dengan produksi aneka keripiknya. Mulai dari keripik apel, keripik kentang, hingga keripik ubi.

Saking populernya, keripik juga sering menjadi salah satu oleh-oleh khas Malang. Bahkan, tak jarang kuliner yang satu ini menjadi ladang bisnis bagi pelaku UMKM. Seperti halnya, Juli Iswandi, pemilik Aira Food.

Kejenuhannya terhadap pekerjaan kantoran membuat dirinya akhirnya memilih terjun ke dunia bisnis kuliner. Berawal dari usaha berdua bersama istri, kini Aira Food telah memiliki 15 orang pekerja.

"Aira Food adalah perusahaan industri pengolahan aneka keripik berbahan baku lokal asli Kabupaten Malang. Aira Food lahir dari potensi sumber daya alam kabupaten Malang yang luar biasa. Kami mengolah sumberdaya alam Kabupaten Malang menjadi produk yang berkualitas yang memiliki dua konsep dasar produk Aira Food yaitu unik dan enak," ujarnya dikutip dari situs resmi Aira Food.

"Usaha kami dimulai tahun 2015. Kami memulai usaha ini karena rasa jenuh sebagai profesional di sebuah perusahaan swasta. Kami memulai usaha ini berdua bersama istri saya. Usaha ini kami mulai dari dapur rumah kami. Dari yang awalnya berdua sekarang berkembang menjadi 15 orang," papar Juli kepada detikcom belum lama ini.

Juli menjelaskan Aira Food menyajikan aneka varian keripik mulai dari keripik talas, keripik kentang, keripik pisang, keripik ubi, dan tentunya keripik apel yang menjadi camilan khas Malang. Namun, berbeda dari keripik biasanya, Aira Food menghadirkan inovasi rasa di varian keripiknya antara lain, keju pedas, cokelat, keju manis, hingga madu.

Instagram/@aira.keripik.malangInstagram/@aira.keripik.malang Foto: Instagram/@aira.keripik.malang

Tak hanya menonjolkan rasa, Aira Food juga sudah memenuhi beberapa persyaratan regulasi sebagai pelaku industri pengolahan makanan di antaranya, Sertifikat Merk (HAKI), Sertifikasi HALAL, Sertifikat SPP-IRT dan Sertifikat Uji Nutrisi. Dengan seluruh kualitas yang diberikan, Aira Food mampu menjual 2.000 kg keripik dalam sebulan.

"Penjualan produk kami rata-rata per bulan sebesar 2.000 kg. Omzet rata-rata kami per bulan sebesar Rp 60 juta, baik untuk konsumen akhir, reseller, maupun agen untuk pangsa pasar kami," ungkapnya.

Selai di Malang, produk Aira Food juga sudah dijual di berbagai kota di Jawa Timur, bahkan hingga luar kota Jawa.

"Penjualan kami meliputi Malang Raya, dan beberapa kota di Jawa timur, Jakarta, Tangerang yang rata-rata melalui reseller maupun distributor makanan. Penjualan kami rata-rata berawal dari media sosial maupun website kami. Ada pula yang langsung datang ke tempat kami di Malang," tutupnya.

Sebagai informasi, Aira Food adalah salah satu peserta webinar 'Kembangkan Bisnis Kulinermu vol. 2' yang digelar KraftHeinz Food Service Institute bersama detikcom. Berbeda dari sebelumnya, webinar kali ini membahas tentang pembuatan konten yang menarik, serta pentingnya laporan keuangan untuk bisnis kuliner, dan cooking demo untuk memberikan ide-ide menarik bagi para pebisnis kuliner.

KraftHeinz Food Service juga memilih 10 foodpreneur yang berkesempatan mendapatkan modal usaha senilai puluhan juta rupiah, konten promosi gratis di detikcom, hingga business coaching session dengan para pakar bisnis kuliner.

(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT