Di Artisan Bakery Nool/Strala, Proses Pembuatan Croissant Sampai 3 Hari!

ADVERTISEMENT

Croissant Kekinian

Di Artisan Bakery Nool/Strala, Proses Pembuatan Croissant Sampai 3 Hari!

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Sabtu, 19 Nov 2022 13:00 WIB
Di Artisan Bakery Nool/Strala, Proses Pembuatan Croissant Sampai 3 Hari!
Foto: Andi Annisa DR/detikfood
Jakarta -

Di artisan bakery milik anak muda ini, croissant digarap serius. Prosesnya memakan waktu 3 hari demi memaksimalkan tampilan hingga cita rasa croissant yang dihasilkan. Begini kisahnya.

Kini banyak bakery dan artisan bakery muncul di kota-kota besar Indonesia, termasuk Jakarta. Banyak pula yang muncul di tengah pandemi Covid-19 dimana banyak orang menghabiskan waktu luangnya untuk belajar baking.

Mereka lantas serius di bidang tersebut hingga terjun langsung ke bisnisnya. Salah satunya dilakoni oleh Nool/Strala. Artisan bakery yang digawangi Kade Chandra (29) dan Laura Hidayat (26) ini eksis ketika pandemi Covid-19 pada 2020.

Ditemui detikfood (17/11) di pabriknya di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Kade dan Laura bercerita soal Nool/Strala. Mereka melabeli "artisan bakery" lantaran semua proses pembuatan roti dan pastry di sini alami.

"Tidak pakai bahan-bahan pengawet, kebanyakan masih dibikin pakai tangan, natural, handmade lah. Pakai mesin itu tetap, tapi hampir 60% prosesnya bikin pakai tangan," ujar Kade. Laura menambahkan, mesin dipakai hanya untuk menyingkat waktu di beberapa proses agar tak terlalu lama.

Dua pebisnis kuliner yang sepakat mendirikan bakery

Di Artisan Bakery Nool/Strala, Proses Pembuatan Croissant Sampai 3 Hari!Kade Chandra (kiri) dan Laura Hidayat (kanan), sosok di balik Nool/Strala saat ditemui detikfood di pabriknya (17/11). Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Kade dan Laura bukanlah sosok baru dalam dunia kuliner. Mereka sebelumnya punya usaha kuliner masing-masing. Kade berujar, "Sebelumnya saya chef, dan Laura basic-nya pastry. Saya punya restoran di Menteng dan dia punya restoran di Senopati."

Lalu ketika pandemi Covid-19, usaha kuliner mereka sempat tutup, tapi hal ini tak membuat keduanya berdiam diri saja. "Nganggur di rumah, terus iseng belajar-belajar, jualan online, akhirnya kayak kenalan dan join-an. Simpelnya gitu," lanjut Kade.

Mereka mantap mendirikan Nool/Strala lantaran usaha bakery dinilai menguntungkan dan punya peluang yang besar ke depannya. "Orang Indonesia interest-nya besar ke pastry. Semenjak pandemi, apalagi kalau soal-soal sourdough," lanjut mereka.

Kade dan Laura sebelumnya menempuh pendidikan kuliner di tempat yang sama. Mereka merupakan lulusan At-Sunrice GlobalChef Academy di Singapura.

Penjualan online hingga grosir

Di Artisan Bakery Nool/Strala, Proses Pembuatan Croissant Sampai 3 Hari!Proses shaping croissant di Nool/Strala sebelum adonan dimasukkan ke chiller dan retarder proofer pada tahapan selanjutnya. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Nool/Strala menjalankan 3 model bisnis saat ini. Kade menjelaskan, "Pertama itu retail store di Pondok Indah sama Dharmawangsa, kedua online, yang ketiga itu wholesale. Kita supply-supply ke restoran di Jakarta."

Selain restoran, ada satu sampai dua hotel yang juga membeli ragam roti dan pastry dari mereka. "(Jualan) ke sandwich shop, burger shop juga," kata Kade.

Dari berbagai jenis roti, pastry, dan viennoiserie yang diproduksi, croissant menjadi salah satu unggulan Nool/Strala. Ada banyak varian di sini, mulai dari yang klasik sampai kekinian. Baik Kade dan Laura juga melihat tren yang ada sehingga varian croissant kerap ditambah.

"Banyak (jenisnya), yang pasti ada yang klasik kayak almond, cokelat, kouign amann. Tapi ada juga yang kekinian kayak pakai brownies, baklava yang dalamnya pistachio, yang luarnya cokelat. Ngikutin tren," kata Kade.

Baca halaman selanjutnya untuk tahu proses pembuatan croissant di Nool/Strala.



Simak Video "Melihat Proses Pembuatan Croissant di Nool/Strala Bread Factory"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT