Cukup Bayar Rp 5.000 Bisa Sarapan Pecel Punten yang Pedas Sedap

ADVERTISEMENT

Cukup Bayar Rp 5.000 Bisa Sarapan Pecel Punten yang Pedas Sedap

Diah Afrilian - detikFood
Senin, 03 Okt 2022 08:00 WIB
Pecel Punten Khas Blitar
Foto: detikFood/Diah Afrilian
Jakarta -

Pecel populer sebagai menu sarapan di Jawa. Disiram dengan bumbu kacang dengan tambahan lauk dan kerupuk.Tetapi pecel punten khas Blitar ini racikannya unik.

Olahan sayuran yang dituangi bumbu kacang bernama pecel akrab dengan lidah orang Indonesia. Pecel berasal dari tanah Jawa yang banyak disajikan di berbagai daerah seperti Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Walaupun sekilas terlihat mirip ternyata pecel di setiap daerah memiliki ciri khasnya masing-masing. Salah satunya adalah pecel punten yang hanya bisa ditemukan di Blitar saja.

Di Blitar, pecel punten ini identik dengan menu sarapan atau makanan selingan favorit warga setempat. Seolah menjadi ciri khas kuliner Blitar, setiap wisatawan yang datang tak boleh melewatkan kelezatannya.

Pecel Punten Khas BlitarPecel Punten Khas Blitar Foto: detikFood/Diah Afrilian

Baca juga: Pecel Tercatat Sejarah Sudah Dinikmati Sejak Abad 9 Masehi

Berbeda dengan pecel pada umumnya, pecel punten khas Blitar menggunakan dua bahan yang unik. Bahan tersebut bernama punten dan kembang atau bunga turi.

Punten yang digunakan pada campuran pecel ini berfungsi sebagai sumber karbohidrat pengganti lontong atau nasi seperti pada pecel yang banyak ditemui. Punten sendiri merupakan olahan beras yang diolah dengan santan seperti lontong dengan tekstur kenyal dan legit.

"Kalau di sini, pecelnya pakai punten. Punten itu dibuat dari beras yang dimasak dengan santan, ditumbuk dan dipadatkan. Rasanya beda dari lontong. Tidak ada bulirnya nasinya dan lebih gurih karena pakai campuran santan untuk memasaknya," kata Fajar selaku pemandu dari Hotel Tugu Blitar.

Pecel punten sendiri menjadi salah satu hidangan favorit masyarakat Blitar yang identik dengan menu sarapan. Pecel punten banyak dijajakan di restoran hingga pedagang kaki lima yang berjualan di pasar-pasar di Blitar dengan harga mulai dari Rp 4.000an.

Pecel Punten Khas BlitarPecel Punten Khas Blitar Foto: detikFood/Diah Afrilian

Baca juga: Dulu Tak Biasa Sarapan Nasi, Kini Bule Polandia Ini Doyan Nasi Pecel

Selain itu, pecel punten khas Blitar juga menggunakan kembang turi yang tidak bisa ditemukan pada pecel Madiun. Proses penanganan kembang turi untuk bisa menjadi bahan campuran pecel juga membutuhkn proses khusus.

Kembang atau bunga turi harus dibersihkan dari serbuk sarinya dengan baik agar rasanya tidak pahit saat dimakan. Kembang turi akan direbus seperti sayuran lain dan dikucuri sambal pecel khas Blitar dan disajikan di atas pincuk atau wadah dari daun pisang yang dilipat ujungnya.

Pecel Punten Khas BlitarPecel Punten Khas Blitar Foto: detikFood/Diah Afrilian

Isian pecel punten khas Blitar sendiri ada kemangi, kembang turi, tauge, timun serta dilengkapi dengan rempeyek kacang hijau. Segarnya sayuran yang direbus dengan tambahan potongan punten yang kenyal legit seolah berpadu sempurna dengan bumbu pecel khas Blitar.

Pecel khas Blitar juga memiliki perbedaan rasa dengan pecel di tempat lain dari rasa bumbunya. Bumbu pecel khas Blitar memiliki rasa yang pedas menyengat, gurih serta rasa dan aroma kencur yang menyengat.

Baca juga: Sedep Mantep! Jajan Pecel Kembang Turi di Pecel Senggol Pasar Beringharjo



Simak Video "Bikin Laper: Soto Ceker dan Nasi Pecel Endol Total!"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT