ADVERTISEMENT

Sedapnya Nasi Krawu Khas Gresik Ternyata 'Dibawa' Leluhur Madura

Tim detikjatim - detikFood
Sabtu, 13 Agu 2022 16:30 WIB
Sumber Asli Cipete, Cicip Nasi Krawu dan Bakmi Godog
Foto: detikFood / Yenny Mustika Sari
Jakarta -

Membicarakan makanan khas Gresik pasti teringat nasi krawu. Sajian nasi topping serundeng ini konon dibawa oleh orang Madura pada zaman dulu. Begini kisahnya.

Nasi krawu begitu identik dengan Gresik. Hidangan ini bisa disebut 'one dish meal' karena berupa nasi dengan tambahan aneka lauk pauk.

Ciri khas nasi krawu adalah pemakaian taburan serundeng kelapa atau poya. Ada dua jenis yang dipakai, yang warnanya kuning dan oranye kemerahan.

Poya warna kuning punya cita rasa manis, sedangkan poya oranye sedikit lebih pedas. Nasi krawu lalu diberi lauk daging sapi bumbu pedas.

Sumber Asli Cipete, Cicip Nasi Krawu dan Bakmi GodogSumber Asli Cipete, Cicip Nasi Krawu dan Bakmi Godog Foto: detikFood / Yenny Mustika Sari

Pelengkap lainnya adalah telur asin, jeroan sapi, serta kuah semur sesuai selera. Rasanya semakin nikmat karena nasi krawu dibungkus daun pisang.

Baca Juga: Sumber Asli: Sedep Miroso Nasi Krawu dan Bakmi Godog Mlekoh

Lalu sebenarnya bagaimana sejarah dan asal-usul nasi krawu?

Dilansir dari laman Disparekrafbudppora Gresik, nasi krawu merupakan satu makanan kuno yang sampai hari ini masih bisa ditemui di kota Santri, Gresik, Jawa Timur.

Meski berkembang di Gresik, ada pendapat bahwa makanan ini merupakan masakan leluhur dari Madura. Sebab, pedagang nasi krawu mayoritas berasal dari Madura.

Hal ini juga diperkuat oleh penjelasan Eni Harmayani dkk dalam buku makanan tradisional Indonesia: seri 2. Di situ dituliskan awal mula kedatangan nasi krawu di Pulau Jawa, khususnya di Gresik belum diketahui secara pasti.

Namun, ada cerita yang beredar di masyarakat bahwa nasi krawu ini awalnya dibawa oleh ibu-ibu perantauan dari Madura yang menjajakan nasi bungkus untuk para kuli di pelabuhan.

Baca Juga: Peringati Hari Pahlawan, Ini 7 Makanan Surabaya yang Uenak Poll!

Kata krawu sendiri punya arti tersendiri. Disparekrafbudppora Gresik menjelaskan kata krawukan berarti diambil dengan jari tangan (krawuk). Makanan ini disajikan dengan daun pisang dan diambilkan oleh sang pembuat dengan jari-jari tangannya. Untuk menikmatinya, disarankan untuk menggunakan tangan, bukan dengan sendok atau garpu.

Kini, Anda bisa menemukan kuliner nasi krawu di seluruh penjuru Gresik. Bahkan, penjual nasi krawu juga tersebar di sejumlah wilayah Jawa Timur seperti Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan, Malang, dan lain-lain.

Bagi Anda pecinta nasi daging yang pedas, cobalah nasi krawu. Kuliner ini lebih cocok jika dijadikan sarapan pagi. Harganya berkisar Rp 15 ribu saja.

Baca artikel selengkapnya DI SINI.

Baca Juga: Sejarah Nasi Krawu Khas Gresik yang Enak dan Nendang



Simak Video "Bikin Laper: Kuliner Khas Jawa Timur dari Rawon hingga Nasi Krawu"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT