Praktis dan Bikin Kenyang, Bento Ini Bisa Jadi Andalan Buka Puasa

Muhamad Yoga Prastyo - detikFood
Senin, 11 Apr 2022 12:54 WIB
Raki Bento
Foto: Instagram/raki.bento
Jakarta -

Makanan khas Jepang merupakan ragam makanan yang banyak ditemui di Indonesia. Salah satu makanan Jepang yang populer yaitu bento. Makanan berupa nasi kotak dengan isian lauk pauk di atasnya ini menjadi salah satu makanan yang kerap dicari untuk mengisi kekosongan perut.

Bento tidak kalah populer dengan makanan khas Jepang lainnya seperti mie ramen, sushi, maupun sashimi. Kemasannya yang praktis dan isinya yang mampu membuat perut kenyang membuat bento menjadi salah satu pilihan tepat untuk berbuka puasa.

Saat ini, bento juga mudah untuk ditemui di beberapa tempat makan. Tidak hanya di restoran besar, kini bento juga dapat ditemui di kedai pinggir jalan maupun usaha rumahan yang bisa dibeli lewat layanan pesan antar.

Salah satu kedai yang menjual bento di antaranya adalah Raki Bento. Usaha yang dirintis oleh Prahara Marhaendra ini sudah mulai menjajakan bento buatannya sejak tahun 2020.

"Awal 2020 memulai usaha yang ditandai dengan masuknya COVID-19 ke Indonesia. Bulan Januari mulai setting kios dan tanggal 17 Februari 2020 mulai hari pertama berjualan," kata Marhaendra kepada detikcom.

Kedai dengan cita rasa Jepang ini menyediakan beragam menu bento dengan beberapa pilihan paket. Selain nasi dan salad, pembeli pun dapat memilih lauk lainnya seperti egg roll, shrimp roll, spicy chicken, ebi furai, ekado, crab roll, beef/chicken teriyaki, dan beef/chicken yakiniku.

Diakui Marhaendra, usaha yang dijalankannya ini pun cukup lancar. Berawal dengan mengandalkan captive market di kampusnya, Universitas Indonesia, kini Raki Bento akan membuka cabang di Depok, Cibinong, dan Tangerang.

Dalam sebulan, Raki Bento dapat melakukan 1.000 hingga 1.500 transaksi dengan penjualan sekitar 2.000 hingga 3.000 bungkus. Dari penjualannya itu, Marhaendra pun bisa mendapatkan angka penjualan yang fantastis, yaitu Rp. 50 juta sampai Rp. 90 juta per bulannya.

Namun seiring membesarnya kasus COVID-19 di Indonesia, usaha Raki Bento miliknya perlahan mengalami penurunan penjualan. Ia pun lantas mencari cara agar usaha miliknya tetap bertahan dan menghasilkan profit. Seperti dengan memaksimalkan penjualan online walaupun profit yang dihasilkan tidak terlalu besar.

"Sempat mengandalkan gaji pribadi untuk menutup pembayaran gaji karyawan agar tidak melakukan PHK. Namun akhirnya dapat menghasilkan profit setelah berjual selama kurang lebih 7-8 bulan dengan kondisi tersebut," ujarnya.

Walaupun usahanya telah berhasil mendapat keuntungan lagi, Marhaendra pun tetap mencoba untuk mengembangkan usahanya lebih jauh lagi. Salah satu yang dilakukan yaitu dengan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan bisnisnya lewat program pengembangan usaha 'Kembangkan Bisnis Kulinermu' dari detikcom bersama dengan Kraft Heinz Food Service.

Dengan mengikuti program ini, dirinya pun berharap dapat meningkatkan penjualan Raki Bento. Lebih dari itu, dia juga berharap merek Raki Bento dapat dikenal oleh banyak orang dan dapat usahanya lebih berkembang.



Simak Video "Ciptakan Inovasi untuk Hadirkan Peluang Baru Usahamu"
[Gambas:Video 20detik]
(ads/ads)