Australian Cake yang Terbuat dari Kurma Ini Bisa Jadi Ide Kue Lebaran

Zefanya Aprilia - detikFood
Rabu, 06 Apr 2022 16:52 WIB
Kue Lebaran
Foto: Instagram @makanditaman
Jakarta -

Bulan Ramadan baru berlangsung beberapa hari. Saat ini pasti banyak orang yang sibuk mencari ragam menu berbuka dan sahur untuk disantap selama Ramadan. Berburu takjil juga menjadi kegiatan seru yang selalu dinantikan orang-orang di bulan ini.

Namun bulan Ramadan hanya berlangsung sebulan. Setelah itu, seluruh umat muslim akan merayakan Hari Raya Idul Fitri. Salah satu hal yang selalu ada di momen ini yaitu kue Lebaran, ada nastar, kastengel, putri salju dan ragam kue lainnya.

Selain uuntuk konsumsi sendiri, kue Lebaran juga dapat menjadi ide hampers untuk dikirim ke orang terdekat atau terkasih. Bila kamu tidak memiliki waktu untuk menyiapkan kue Lebaran, kamu bisa memesannya melalui toko online yang menyediakan berbagai jenis kue yang unik dan menarik.

Seperti toko online MakanDitaman, yang menyediakan menu khusus Lebaran, yakni kue basah seperti Australian Cake atau bolu yang terbuat dari kurma. Selain itu usaha yang berasal dari Bekasi ini juga menyediakan berbagai kue kering mulai dari nastar, kastengel, putri salju, sabl├ęs au chocolat atau kue coklat kering, serta hidangan dingin seperti sticky pudding dengan toffee sauce, kurma tonka bean panna cotta dengan saus brown sugar dan chocolate mousse dengan saus kurma.

MakanDitaman juga menyediakan paket hampers mulai dari harga Rp150.000. Kamu juga dapat request kue tart dengan motif dan tulisan sesuai dengan ucapan yang kamu ingin sampaikan kepada orang-orang terdekat dan terkasih.

Pemilik usaha tersebut, Rizqa Ridina mempelajari resep menu-menu unik tersebut saat sedang mempersiapkan studinya ke Prancis di tahun 2014. Ia mengikuti berbagai kursus pastry dan ikut membuka di bazaar.

"Setelah kembali dari Prancis, sempat open order untuk teman-teman dekat saja, kemudian kembali tutup karena pindah kerja ke Bali. Namun sejak pandemi, Bali kosong, sempat dirumahkan jadi berjualan pannacotta kecil-kecilan dari kosan. Akhirnya kembali ke Jakarta dan mulai menekuni kembali," kata Rizqa kepada detikcom baru-baru ini.

Sejak awal memulai usahanya, Rizqa sudah menggunakan strategi marketing online. Menurutnya, sejak pandemi banyak orang yang memesan makanan online termasuk menu makanannya.

"Sejujurnya [pandemi] malah jadi dampak baik ya, apalagi awal-awal pandemi jadi lebih banyak yang memesan makanan secara online," ujarnya.

Namun, Rizqa tetap giat menimba ilmu dan skill untuk mengembangkan usahanya. Seperti dengan mengikuti program pengembangan usaha 'Kembangkan Bisnis Kulinermu' dari detikcom bersama Kraft Heinz Food Service.

Program tersebut sengaja digelar oleh detikcom dan Kraft Heinz Food Service untuk mendukung usaha kuliner Tanah Air agar bisa naik kelas. Ia mengatakan program tersebut menarik dan dapat mendorong usahanya untuk berkembang.



Simak Video "Ciptakan Inovasi untuk Hadirkan Peluang Baru Usahamu"
[Gambas:Video 20detik]
(fhs/odi)