ADVERTISEMENT

Modal Nekat, Omzet Kuliner Grill & Suki Ini Kini Capai Rp 35 Juta/Bulan

Inkana Izatifiqa R Putri - detikFood
Minggu, 30 Jan 2022 11:43 WIB
Instagram/@mojigrill
Foto: Instagram/@mojigrill
Jakarta -

Barbeque grill dan sukiyaki kini menjadi dua kuliner yang banyak digemari masyarakat Indonesia, mulai dari anak muda hingga dewasa. Jadi, tak heran jika saat ini ada banyak restoran atau kedai yang menawarkan kuliner BBQ grill dan sukiyaki.

Moji Grill & Suki, menjadi salah satu kedai yang menjual makanan BBQ dan sukiyaki dengan konsep unik. Berbeda dari restoran BBQ atau sukiyaki biasanya, kedai yang terletak di Ciputat, Tangerang Selatan ini dibuat dengan konsep Asian street food sehingga lebih menarik konsumen. Apalagi saat ini street food mulai jadi favorit banyak orang.

Pemilik Moji Grill & Suki, Aulia Hazmi Ramadhan mengatakan bisnisnya ini awalnya dibangun dengan modal nekat dan dana yang terbatas. Namun, siapa sangka kalau Moji Grill & Suki saat ini bisa memiliki omzet hingga Rp 35 juta sebulannya.

"Cerita berawal pada akhir bulan Oktober 2020 saat saya dan dua orang teman saya lagi asik ngopi-ngopi tiba-tiba terlintas 'eh buka usaha yuk. Mulai dari situ kami bertiga berinisiatif dan mulai mengembangkan kebutuhan usaha tersebut. Walaupun keterbatasan dana di tengah pandemi, akhirnya kami nekat dengan modal yang nggak banyak tersebut. Sampai tiba lah pada saat 25 Desember 2020 di mana semua persiapan sudah terpenuhi dari modal yang kami kumpulkan sedikit demi sedikit, lahirlah Moji Grill," katanya kepada detikcom.

Hazmi menyebutkan, dalam satu bulannya, Moji Grill & Suki bisa menjual hingga 300 paket BBQ dan sukiyaki. Adapun penjualan ini tentunya tak lepas dari usaha mereka dalam promosi. Di samping itu, Moji Grill & Suki juga menawarkan harga yang cukup terjangkau untuk menu BBQ dan sukiyaki. Di sini, pelanggan bisa menyantap paket BBQ atau sukiyaki mulai dari Rp 55 ribu saja. Bahkan, menu platinum untuk BBQ di Moji Grill & Suki hanya dijual seharga Rp 140 ribu, sedangkan sukiyaki jumbo seharga Rp 100 ribu.

Instagram/@mojigrill Foto: Instagram/@mojigrill

Selama pandemi, penurunan omzet Moji Grill & Suki membuat Hazmi harus memutar otak. Agar usahanya tetap berjalan, ia akhirnya mencoba memasarkan usahanya secara online.

"Dampak yang paling terasa adalah pada saat semua toko dan warung tidak diizinkan untuk buka, kami harus memutar otak agar daging 'tidak basi'. Tidak ada keuntungan pada saat bulan Juli 2021 dikarenakan PPKM Darurat," ungkapnya.

"Menjadi tantangan bagi kami untuk merambah ke online order (aplikasi ojek online). Sejauh ini kami sudah meng-cover kelemahan kami selama pandemi dengan mengirim pegawai kami untuk menjadi kurir antar jemput daging beserta peralatan grillnya," tambahnya.

Tak sampai di situ, Hazmi juga terus mengembangkan bisnisnya lewat upaya lain, seperti dengan mengikuti program Kembangkan Bisnis Kulinermu dari detikcom dan Kraft Heinz Food Service. Ia berharap program tersebut dapat berdampak terhadap kemajuan Moji Grill & Suki.

"Kami percaya detikcom dan Kraft Heinz peduli dengan UMKM apalagi kondisi pandemi gini. Maka dari itu kami ingin memanfaatkan program Kembangkan Bisnis Kulinermu ini dengan sebaik-baiknya agar kami juga dapat mengembangkan pasar dan meneruskan usaha kami, serta tujuan utama dari Moji Grill & Suki adalah #DaginginIndonesia karena makan daging itu #GaMestiMahal," katanya.

"Harapannya adalah kami harus terus semangat mengembangkan usaha kami karena ini adalah mimpi kami, mengikuti program ini adalah salah satu jalan kami mencapai goal kami. Kami tidak akan menyerah dengan kondisi pandemi ini. Kami pasti akan membantu teman-teman seperjuangan UMKM yang lainnya untuk tetap semangat dengan kondisi ini," pungkasnya.



Simak Video "Ciptakan Inovasi untuk Hadirkan Peluang Baru Usahamu"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT