Manisnya Bisnis Jamu Kekinian Saat Pandemi, Omzetnya Jutaan Per Bulan

Nada Zeitalini - detikFood Kamis, 20 Jan 2022 08:47 WIB
Instagram/@njamusik Foto: Instagram/@njamusik
Jakarta -

Di masa pandemi COVID-19 minuman-minuman tradisional yang terbuat dari bahan herbal diketahui mampu meningkatkan imunitas tubuh. Seperti misalnya jahe, temulawak, kunyit, serai, dan lain sebagainya punya manfaat baik untuk tubuh melawan virus.

Seperti diketahui, minuman kesehatan tradisional atau yang dikenal dengan jamu sudah lama dikonsumsi masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia percaya bahwa bahan-bahan herbal punya manfaat baik untuk kesehatan tanpa atau dengan efek samping sedikit.

Melihat peluang ini, seorang pengusaha jamu yakni Zulkarnain memanfaatkan momen untuk memperluas bisnisnya. Bisnis minuman kesehatan milik Zulkarnain dinamai dengan njamuSik hadir pada September 2020 lalu. Hal itu merupakan inovasi baru dalam branding bisnisnya setelah setahun sebelumnya ia berjualan jamu berkeliling dari kampung ke kampung.

"Setahun sebelumnya kami menjual jamu secara konvensional yaitu menjajakan minuman kesehatan tersebut dengan menggunakan motor keluar masuk kampung." tuturnya kepada detikcom.

"Sangat bersyukur, pada Februari 2021 kami rebranding dengan logo dan kemasan baru yang lebih menarik. Di saat yang sama kami belajar dari mentor-mentor hebat tentang bagaimana berjualan menggunakan media sosial" lanjutnya.

Hingga kini Zulkarnain menggunakan strategi jualan online dengan memanfaatkan beberapa marketplace. Berkat hal ini, bisnis minuman kesehatan milik Zulkarnain ini bisa menjual 250-350 botol minuman dengan omzet sampai dengan Rp 6 juta per bulan.

Selama pandemi, Zulkarnain juga menjelaskan bahwa bisnisnya mengalami penurunan angka penjualan. Namun, strategi jualan online masih menjadi jalan terang bagi bisnisnya. Adapun untuk mengembangkan bisnisnya, ia mengikuti program 'Kembangkan Bisnis Kulinermu' yang diadakan detikcom bersama dengan Kraft Heinz Food Service.

Selain membuat bisnis minuman kesehatannya semakin dikenal banyak khalayak, ia juga berharap program tersebut bisa menggaet mitra/investor untuk bisnisnya.

"Bertemu dengan mitra/investor yang tertarik dengan bisnis kami," jelasnya.



Simak Video "Ciptakan Inovasi untuk Hadirkan Peluang Baru Usahamu"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com