Cicip Lezatnya Bisnis Seafood Kaki Lima, Omzet Capai Rp 50 Juta/Bulan

Inkana Izatifiqa R Putri - detikFood Jumat, 24 Des 2021 15:47 WIB
Seafood kaki lima Foto: Instagram/@nomnom.seafood
Jakarta -

Kuliner kekinian saat ini tak lepas dari berbagai inovasi dan kreasi menu makanan yang unik. Salah satunya seperti seafood yang kini dibuat dengan tampilan yang lebih menarik dalam sebuah platter.

Biasanya, seafood platter menyajikan aneka makanan laut mulai dari kerang, kepiting, udang hingga cumi dan dilengkapi dengan sayuran seperti jagung atau timun. Dipadukan dengan bumbu seafood yang khas, kuliner ini pun kerap jadi makanan yang ngehits di masyarakat.

Kepopuleran seafood kekinian ini pun membuat Medaliona Lamina dan Merry Oktaviany membuka NOMNOM.SEAFOOD dengan harga kaki lima di Pasar Wisata Kuliner Stasiun Bukti Tinggi. Meski menawarkan harga kaki lima, Medaliona mengatakan NOMNOM.SEAFOOD selalu menggunakan produk yang segar.

"Kami berfokus di bidang usaha kaki lima dengan produk seafood yang fresh. Usaha kami dimulai dari online store dan akhirnya memberanikan diri untuk buka offline store kaki lima pada tanggal 4 Maret 2021. Meski masih terbilang baru, tapi kami sangat yakin bisnis kami akan berkembang pesat," ujarnya kepada detikcom.

Untuk menu, konsumen dapat menikmati hidangan seafood mulai dari Rp 20 ribu saja untuk satu porsi kerang hijau atau kerang dara. Selain aneka kerang, NOMNOM.SEAFOOD juga menyajikan menu lainnya seperti cumi, kepiting, lobster, kerang batik, kerang bambu, dan udang. Tak hanya itu, NOMNOM.SEAFOOD juga menghadirkan menu seafood platter seharga mulai dari Rp 55 ribu hingga 200 ribu.

Selain menawarkan aneka seafood, Medaliona mengatakan konsumen juga bisa memilih aneka bumbu yang tersedia seperti saus padang dan saus tiram. Bahkan, konsumen juga bisa meng-upgrade level pedas mulai dari level 1 hingga level 5.

Dengan banyaknya variasi menu dan bumbu, NOMNOM.SEAFOOD dalam satu bulan bisa meraup omzet hingga Rp 50 juta dengan penjualan 300 produk per bulannya. Sayangnya, pandemi cukup berdampak terhadap bisnis NOMNOM.SEAFOOD hingga akhirnya Medaliona harus membuat strategi baru pada toko online-nya.

"Iya, sangat berdampak pada omzet yang kita hasilkan. Awalnya toko offline menjadi online, lalu kami memulai promo untuk menarik pelanggan," katanya.

Untuk mengembangkan usahanya, Medaliona juga mengikuti program Kembangkan Bisnis Kulinermu dari detikcom dan Kraft Heinz Food Service. Melalui program ini, ia berharap usahanya dapat terus maju dan berkembang.

"Kami ingin usaha kami ini dikenal banyak orang, tidak hanya kalangan millennial. Dan kami ingin menu kami dapat diminati semua kalangan masyarakat. Program ini sangat membantu untuk pemula bisnis kuliner seperti kami. Semoga ada perkembangan dalam bisnis yang kami jalani," pungkasnya.



Simak Video "Bikin Laper: Udang Cah Pete dan Cumi Saos Padang"
[Gambas:Video 20detik]
(ncm/ega)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com