Santap Pedasnya Sambal Gurita hingga Ikan Klotok Khas Kediri

Inkana Putri - detikFood Jumat, 12 Nov 2021 20:35 WIB
Instagram/sambal_seafood.id Foto: Instagram/sambal_seafood.id
Jakarta -

Sambal merupakan kuliner khas Indonesia yang banyak digemari orang. Bahkan, banyak masyarakat Indonesia yang tak bisa lepas dari sambal saat menyantap hidangannya.

Kepopuleran sambal di Indonesia pun membuat banyak pebisnis kuliner berinovasi menghadirkan sambal instan. Tak terkecuali para pemuda dan pemudi di wilayah Pantai Brumbun Tulungagung yang tergabung dalam Griya Rawitan. Memanfaatkan hasil sumber daya laut, mereka berinovasi membuat sambal seafood instan siap santap.

"Sambal Seafood by Griya Rawitan (Cita Rasa Sambal Dengan Seafood Asli Indonesia) merupakan bisnis yang bergerak di bidang kuliner dan berdiri pada awal tahun 2020. Produk sambal seafood merupakan produk hasil kolaborasi pemuda-pemudi desa dan produk ini lahir sebagai solusi dari permasalahan yang dialami nelayan khususnya nelayan gurita di Pantai Brumbun Tulungagung yang selama awal tahun 2020 mengalami penurunan income yang drastis," ujar Pemilik Sambal Seafood by Griya Rawitan, Fitria Nurma Sari kepada detikcom.

Selain memanfaatkan hasil tangkap nelayan, Fitria mengatakan bisnis ini juga menjadi upaya untuk meningkatkan nilai jual gurita. Mengingat selama pandemi harga gurita sempat merosot di harga Rp 15 ribu.

"Harga normal gurita yang seharusnya 1 kg nya bisa mencapai 60 ribu, hanya dihargai 15 ribu per 1 kg, dan hal ini terjadi selama 3 bulan lamanya. Untuk mengatasi masalah tersebut kami berusaha meningkatkan nilai jual hasil laut khususnya gurita dengan menciptakan produk sambal seafood ini," imbuhnya.

Berbeda dari sambal seafood lainnya, Griya Rawitan menghadirkan berbagai olahan sambal seafood. Ada gurita, cumi, ikan cakalang, ikan layur, hingga ikan klotok. Menariknya lagi, Griya Rawitan juga memiliki sambal instan kemasan sachet sehingga praktis di bawa ke mana pun.

"Produk dari Sambal Seafood by Griya Rawitan adalah sambal seafood kemasan siap santap dengan 5 macam varian yaitu gurita, baby cumi, ikan klotok, ikan layur dan ikan cakalang. Dan kemasan kami terdapat 3 jenis kemasan, yaitu kemasan sachet 30 gr, kemasan paket kotak kardus dengan isi 5 sachet, dan kemasan botol 150 gr," jelasnya.

Instagram/sambal_seafood.idInstagram/sambal_seafood.id Foto: Instagram/sambal_seafood.id

"Lokasi produksi berada di kabupaten Kediri, Jawa Timur. Meskipun baru berjalan beberapa bulan, Sambal Seafood by Griya Rawitan telah memiliki sertifikasi PIRT," lanjutnya.

Soal harga, Griya Rawitan menawarkan sambal dengan harga terjangkau. Adapun untuk sambal sachet dijual seharga Rp 4 ribu - Rp 5 ribu. Sementara harga sambal botol dijual Rp 22 ribu hingga Rp 25 ribu. Dalam satu bulan, Fitria menyebut terdapat sekitar 5-150 pcs sambal yang terjual. Hingga kini, penjualan Sambal Seafood by Griya Rawitan juga masih di bawah Rp 5 juta sebulan.

Ftria mengatakan selama pandemi usaha Sambal Seafood by Griya Rawitan juga mengalami penurunan. Mengingat para konsumen sedang dalam fase membatasi pengeluarannya akibat pandemi. Alhasil, ia harus mengurangi jumlah karyawan yang awalnya 6 orang menjadi hanya satu orang saja.

Oleh karena itu, semenjak pandemi dirinya memberlakukan sistem pre-order sehingga produknya dapat terjual dengan efisien. Ia juga memberikan diskon dan promo di marketplace.

"Kami mengadakan promo diskon besar-besaran di akun Shopee serta melakukan kolaborasi dengan beberapa mitra reseller kami untuk membuat review endorsement gratis di akun sosmed mereka," katanya.

Selain itu, Fitria juga mengikuti program Kembangkan Bisnis Kulinermu dari detikcom dan Kraft Heinz Food Service. Melalui program ini, ia berharap bisnisnya dapat berkembang lantaran ilmu dan wawasan yang telah didapat.

"Alasan kami mengikuti program detikcom adalah karena ingin memperluas wawasan seputar pengembangan bisnis kuliner, kami ingin memperdalam tips-tips dan ide untuk bisa lebih mengembangkan lagi bisnis sambal seafood yang kami jalankan saat ini," katanya.

"Harapan kami ada tiga hal, pertama kami berharap dengan mengikuti program ini kami bisa meningkatkan omzet penjualan produk sambal seafood dengan wawasan yang telah banyak diberikan di acara. Kemudian kami juga berharap bisa mendapatkan kesempatan berkolaborasi dengan tenant atay peserta lain dalam program Kraft Heinz Food Service. Dan yang terakhir kami berharap bisa mendapatkan kesempatan untuk promosi gratis di website detikfood," tutupnya.



Simak Video "Ciptakan Inovasi untuk Hadirkan Peluang Baru Usahamu"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com