ADVERTISEMENT

Kisah Inspiratif Abah Ayi di Balik Kopi Jawa Palalangon yang Semerbak

Odilia WS - detikFood
Minggu, 31 Okt 2021 09:30 WIB
Kisah Inspiratif Abah Ayi di Balik Kopi Jawa Palalangon yang Semerbak
Foto: Instagram @AnomaliCoffee
Jakarta -

Biji kopi dari lereng Gunung Puntang ini membawa kisah menarik sosok Abah Ayi. Menyeruput kopi ini turut mendukung pelestarian hutan dan lingkungan.

Menyebut kopi dari Gunung Puntang tentu tak akan lupa akan popularitas kopi ini sebagai salah satu kopi terbaik di dunia. Bahkan dalam kunjungan kerja ke Jawa Barat (5/12/1017) presiden Jokowi menyempatkan diri mencicipi kopi ini.

Adalah Ayi Suteja yang akrab disapa Abah Ayi, salah seorang petani kopi dari desa Cimaung yang menjadi inisiator untuk menanam kopi lereng Gunung Puntang. Tak sekedar bercocok tanam, Abah Ayi bersama komunitas menanam kopi dengan porses alami yang diadaptasi dari Ethiopia yang bisa mengeluarkan seluruh citarasa kopi.

Menanam kopi dengan memperhatikan konservasi hutan hingga ke proses produksi kini sudah menjadi sebuah sistem. Alam tetap terjaga dan kualitas biji kopi semakin baik kualitasnya.

Kisah Inspiratif Abah Ayi di Balik Kopi Jawa Palalangon yang SemerbakKisah Inspiratif Abah Ayi di Balik Kopi Jawa Palalangon yang Semerbak Foto: Instagram @AnomaliCoffee

Penghargaan kepada Abah Ayi diberikan secara khusus oleh Anomali Coffee dengan mengeluarkan Gold Label Jawa Palalangon. Sebagai brand lokal, Anomali Coffee hanya menjual Indonesia Speciality Coffee atau Kopi Asli Indonesia.

Melalui Gold Label, Anomali Coffee terus menerus memperkenalkan biji-biji kopi terbaik di Indonesia. Selain itu juga selalu tersedia biji kopi Indonesia pilihan seperti Aceh Gayo, Bali Kintamani, Sumatera Dolok Sanggul, dan lain-lain.

Kopi Gold Label Jawa Palalangon ini diperkenalkan sejak 18 Oktober lalu. Biji kopi berkualitas tinggi dari lereng Gunung Puntang ini tersedia dalam ukuran 200 gram seharga Rp 165.000 atau bisa dinikmati dengan harga Rp 42.000 per cup. Sampai akhir bulan ini ada promo 'buy 1 get 1 free' untuk kopi Jawa Palalongan ini.

Kopi Golden Label Jawa Palalangon ini hanya tersedia 50 kilogram saja. Memiliki tingkat keasaman yang tidak terlalu tinggi dengan body medium sehingga menciptakan sensasi yang berbeda. Kopi ini juga meninggalkan jejak rasa buah aprikot, jambu biji dan di akhir ada rasa gula merah dan karamel yang legit. Pencinta kopi wajib mencicipi 'keindahan rasa' Jawa Palalangon ini.



Simak Video "Bikin Laper: Enaknya Kulineran Malam Sambil Makan Bakmi Nyemek"
[Gambas:Video 20detik]
(odi/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT