10 Foodpreneur Diajak Kolab buat Menu Baru Bareng KraftHeinz

Nurcholis Maarif - detikFood Senin, 25 Okt 2021 10:50 WIB
Ilustrasi UMKM Kuliner Foto: Shutterstock/
Jakarta -

KraftHeinz Food Service Institute mengajak 10 foodpreneur terpilih untuk mengikuti pelatihan eksklusif selama 10 hari untuk mengembangkan bisnis mereka. Para foodpreneur tersebut tak hanya mendapat materi tentang pengembangan bisnis dari Ultra Indonesia, tapi juga diajak berkolaborasi membuat menu baru dengan produk Heinz dan ABC dari KraftHeinz Indonesia.

Dalam sambutannya pada pembukaan pelatihan, Head of Food Service KraftHeinz Indonesia, Joanna Sudharta mengucapkan selamat kepada 10 Foodpreneur yang terpilih mengikuti pelatihan eksklusif tersebut. Ia juga menginformasikan KraftHeinz Food Service menawarkan beragam kolaborasi dengan foodpreneurs, mulai dari kolaborasi menu hingga menyediakan wadah berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman.

"Di KraftHeinz Food Service, kami mempunyai misi untuk selalu menjadi partner para chef dan pelaku usaha makanan dan minuman. Sehingga kita bisa maju bersama," ujarnya, dikutip Senin (25/10/2021).

"Karenanya KraftHeinz Food Service itu juga menawarkan kolaborasi kepada para pelaku usaha makanan dan minuman dalam bentuk yang beragam, mulai dari kolaborasi menu sampai menyediakan wadah untuk berbagi pengalaman dan ilmu pengetahuan. Tidak hanya para pemenang di sini, tetapi semua foodpreneur bisa mendapatkan ilmu ini, baik dari webinar yang dilakukan 2 bulan lalu ataupun melalui media sosial kami www.kraftheinzfoodservice.co.id ataupun di Instagram @kraftheinzfsid," imbuhnya.

KraftHeinz Food Service Institute mengajak Ultra Indonesia dalam menghadirkan program exclusive class ini. Para pemenang tersebut mendapat materi peta bisnis kuliner, pengembangan produk, kemasan dan struktur harga bisnis kuliner, merancang model bisnis, menyusun rencana pemasaran dan distribusi, dan pengembangan menu menggunakan produk saus atau minuman dari merek Heinz dan ABC.

Selain pelatihan, para peserta juga berkesempatan untuk mendapatkan hadiah berupa promosi melalui artikel di detikcom, alat masak profesional dan tambahan modal usaha puluhan juta rupiah.

Antusiasme Foodpreneur peserta Coaching Clinic dengan Ultra Indonesia

Pelatihan Kraft HeinzFoto: Screenshoot detikcom

Pemilik MaxHealthyKitchen, Sumiaty yang menjadi peserta Foodpreneur dalam pelatihan tersebut mengaku bersyukur karena terpilih untuk ikut pelatihan tersebut. Ia mengatakan mendapat banyak ilmu untuk pengembangan bisnisnya ke depan.

"Selama ikut pelatihan ini dapat banyak sekali ilmu yang berharga dan penting untuk saya mulai mengembangkan MaxHealthyKitchen menjadi lebih besar," ujarnya.

"Semua materi sangat penting untuk saya jadi berusaha untuk mengingat semua, file materi yang dikirim sampai dibaca berulang-ulang. Tapi yang paling bermakna adalah orientasi bisnis harus memikirkan planet, people, baru profit," imbuhnya.

MaxHealthyKitchen yang sudah berdiri 2 tahun ini bergerak dalam bisnis makanan sehat. Menurut Sumiaty, hal itu berkaca dari pengalaman pribadi yang sudah sembuh dari penyakit serius yang disebabkan perubahan pola makan yang dialaminya.

"Harapan saya bisa menjalin hubungan dan kerja sama yang baik dengan detikcom dan Kraft Heinz Foodservice Indonesia, para coach. Dan tentunya MaxHealthyKitchen bisa bertumbuh besar dan memberi manfaat baik bagi konsumennya," ujarnya.

Pelatihan Kraft HeinzFoto: Screenshoot detikcom

Hal senada disampaikan pemilik Pastel Pastry Mama Yam, Marcelina Inneke P. Ia mengatakan menyukai semua materi yang diberikan selama pelatihan. Dalam pelatihan tersebut, ia mengakui ilmu baru, terutama tentang analisa bisnis yang bisa digunakan untuk pengembangan bisnis miliknya ke depan.

"Saya suka semua materi, karena ini bahas bisnis kita ke depannya nanti, sama untuk tujuannya kolaborasi juga kan. Kita berharap dengan kolaborasi jadi meningkatkan penjualan. Terus untuk mentor-mentornya mengajarkan dengan bagus, pemberian materinya jelas," ujarnya.

"(Yang saya ingin terapkan) lebih ke analisa bisnis untuk ke depannya. Dari segi bisnis marketing kanvas, omzet marketing kanvas, sama studi kelayakan untuk cabang. Iya itu selama ini belum ada yang bahas itu, baru dapat yang sekarang sih soal studi bisnis kelayakan," imbuhnya.

Sebagai informasi, pada Selasa 28 September 2021 kemarin, kesepuluh Foodpreneur tersebut telah mempresentasikan tiga menu baru dengan produk-produk KraftHeinz. Menu tersebut kemudian dikurasi oleh In House Chef KraftHeinz Food Service Dede Wahyudi dan Head of Food Service KraftHeinz Indonesia Joanna Sudharta.

(ncm/ega)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com