Heboh! Puluhan Jamaah 'Keroyok' Penjual Bakso Keliling di Masjid Klaten

Achmad Syauqi - detikFood Jumat, 22 Okt 2021 15:48 WIB
Heboh! Puluhan Jamaah ‘Keroyok’ Penjual Bakso Keliling di Masjid Klaten Foto: detikcom/Achmad Syauqi
Klaten -

Puluhan jamaah menyerbu pedagang bakso gerobak keliling di depan masjid Al Barokah di Dusun Padan, Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Klaten, Jawa Tengah. Para jamaah mengeroyok gerobak bakso karena dibebaskan makan gratis.

"Disini sudah tujuh tahunan ini, sering jadi langganan disini. Ya Alhamdulillah dibeli untuk digratiskan ke jamaah," ungkap penjual bakso, Joko Warsito pada detikcom, Jumat (22/10/2021) siang di depan masjid.

Diceritakan Joko, setiap hari Jumat baksonya diborong yang sedekah di masjid. Setiap hari Jumat biasanya minimal 90 mangkok habis.

Heboh! Puluhan Jamaah 'Keroyok' Penjual Bakso Keliling di Masjid KlatenHeboh! Puluhan Jamaah 'Keroyok' Penjual Bakso Keliling di Masjid Klaten Foto: detikcom/Achmad Syauqi

"Rata-rata 90 mangkok setiap Jumat. Kalau keliling sehari penuh paling 100 mangkok, di sini sebulan empat kali tiap Jumat," sambung Joko.

Baca juga: Khusus Pemilik Nama Agus, Yuk Makan Bakso Gratis di Sini!

Karena jamaah yang bersedekah di Jumat berkah sudah langganan, ucap Joko, soal harga tidak pernah ditawar oleh donatur. Hanya saja dia memberikan harga khusus.

"Kalau jualan biasa harga semangkok Rp 6.000 tapi kalau diborong untuk jamaah Rp 5.000. Ya itung itung saya juga sedekah," papar Joko yang asli Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Ketua takmir masjid Al Barokah, Sidik Mulyana mengatakan menu Jumat untuk jamaah tidak selalu bakso. Kadang nasi dan kadang bakso.

"Kadang nasi kadang bakso. Ada juga nasi bungkus dan snack, ada juga bakso dan snack," terang Sidik pada wartawan.

Heboh! Puluhan Jamaah 'Keroyok' Penjual Bakso Keliling di Masjid KlatenHeboh! Puluhan Jamaah 'Keroyok' Penjual Bakso Keliling di Masjid Klaten Foto: detikcom/Achmad Syauqi

Dijelaskan Sidik, sedekah dari warga itu rutin ada sejak tiga tahun terakhir. Sifatnya seikhlas yang memberi dan menunya terserah yang menyumbang.

"Jadi ini seikhlasnya dari dermawan, bukan dari kas. Bakso ini sedekah dari warga yang sengaja memanggil tukang bakso sebagai menu," papar Sidik.

Menurut Sidik, sejak ada donasi makan siang itu dampaknya jamaah menjadi guyub. Setelah salat, makan bersama di halaman.

"Biasanya 90-95 porsi makanan. Setelah ada makan siang bersama itu jamaah makin maju, kita tidak menentukan besar donasi, tidak ada patokan jenis menu, semua seikhlasnya," lanjut Sidik.

Kadang, ujar Sidik, jumlah dermawan yang bersedekah lebih dari satu. Akibatnya makanan menumpuk kelebihan.

"Kalau ada kelebihan, tidak habis kita kelilingkan ke warga lainnya. Ada ke orang jompo, dan warga tidak mampu lainnya kita antar," imbuh Sidik.

Pantauan detikcom di lokasi, setelah salat, warga tidak langsung pulang. Warga mendatangi gerobak bakso dan mereka menikmati bakso bersama-sama di teras.

Baca juga: Mantap! Warung Bakso Ini Sediakan Wifi dan Air Minum Gratis Buat Anak Sekolah



Simak Video "Pepes Bluluk, Cita Rasa Pepes Tak Biasa dari Borobudur"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com