Korban PHK Giant Ini Sekarang Jualan Nasi Kebuli Rp 10 Ribuan Sambil Ngojek

Yenny Mustika Sari - detikFood Kamis, 14 Okt 2021 15:30 WIB
Korban PHK Giant Jualan Nasi Kebuli Rp 10 Ribuan. Lokasinya Ada di Tempat Parkir Motor Halte TransJakarta Tendean. Foto: detikFood / Yenny Mustika Sari
Jakarta -

Tak semua korban PHK terpuruk dengan keadaannya. Seperti Muhtadin, korban PHK Giant ini sekarang menjual nasi kebuli di pinggir jalan sambil ngojek online.

Beberapa waktu lalu, supermarket Giant di Indonesia menutup semua gerainya. Hasilnya, ribuan pekerja Giant harus di PHK dan banyak yang tak memiliki pekerjaan lagi.

Salah satu yang menjadi korban PHK Giant adalah Muhtadin. Pria berusia 40 tahunan ini adalah mantan Supervisor buah di salah satu gerai Giant yang ada di Jakarta.

Walaupun telah di-PHK, Muhtadin tak patah semangat memulai kehidupan barunya. Kepada detikFood (14/10), mantan supervisor Giant ini berjualan nasi kebuli di pinggir jalan sambil menjadi driver ojek online.

Korban PHK Giant Jualan Nasi Kebuli Rp 10 Ribuan. Lokasinya Ada di Tempat Parkir Motor Halte TransJakarta Tendean.Korban PHK Giant Jualan Nasi Kebuli Rp 10 Ribuan. Lokasinya Ada di Tempat Parkir Motor Halte TransJakarta Tendean. Foto: detikFood / Yenny Mustika Sari

Baca Juga: Korban PHK Ini Sekarang Sukses Jualan Nasi Kuning Beromzet Rp 17 Juta

Muhtadin menawarkan nasi kebuli dengan harga Rp 10.000 per boksnya. Satu porsinnya berisikan nasi pulen yang diracik dengan bumbu kebuli, telur pindang, tempe orek, sambal, dan kerupuk. Porsinya cukup banyak dan mengenyangkan untuk sarapan.

Nasi kebuli yang ia tawarkan adalah racikan tangan istrinya. Ia memutuskan berjualan nasi kebuli, karena menurut tetangganya layak dijual dan rasanya enak.

"Saya dulu kerja di supermarket Giant, sebagai supervisor buah. Bubaran itu semua, ya mau nggak mau jualan sekarang," cerita Muhtadin kepada detikFood saat dikunjungi langsung di lapak jualannya (14/10).

Korban PHK Giant Jualan Nasi Kebuli Rp 10 Ribuan. Lokasinya Ada di Tempat Parkir Motor Halte TransJakarta Tendean.Korban PHK Giant Jualan Nasi Kebuli Rp 10 Ribuan. Lokasinya Ada di Tempat Parkir Motor Halte TransJakarta Tendean. Foto: detikFood / Yenny Mustika Sari

"Istri pernah masakin orang masjid, terakhir buat bukber waktu itu masak nasi kebuli. Kata jamaah bilang enak semua. Karena saya di-PHK ya udah coba dagang ini," lanjutnya.

Baca Juga: Ex Pegawai KPK Tigor Simanjuntak Jual Nasi Goreng Rp 10 Ribu, Ini Kisahnya

Setiap pagi mulai pukul 06.30 WIB, Muhtadin berjualan di tempat parkir motor halte TransJakarta Tendean. Saat kami menemuinya di sana, Muhtadin tampak ramah menyambut para pelanggannya. Ia langsung cekatan melayani para pelanggan yang membeli nasi kebuli dagangannya itu.

Setiap harinya, Muhtadin membawa 25 kotak nasi kebuli untuk ditawarkan. Jika sampai pukul 13.00 WIB dagangannya di Tendean tak habis, ia pindah menawarkan di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Korban PHK Giant Jualan Nasi Kebuli Rp 10 Ribuan. Lokasinya Ada di Tempat Parkir Motor Halte TransJakarta Tendean.Korban PHK Giant Jualan Nasi Kebuli Rp 10 Ribuan. Lokasinya Ada di Tempat Parkir Motor Halte TransJakarta Tendean. Foto: detikFood / Yenny Mustika Sari

"Dari setengah tujuh sampe habis biasanya sih jam 1 habis. Kita produksi nggak banyak, cuma 25 bungkus. Sebungkus Rp 10.000," ujar Muhtadin.

Tampilan nasi kebulinya cukup menarik. Saat dicicip rasanya cukup enak. Rempah khas nasi kebuli seperti kayu manis, merica, cengkih terjejak kuat dalam nasi dan tidak berlebihan.

Setelah dagangannya habis, Muhtadin juga langsung beralih profesi menjadi driver ojek online. Semua ia lakukan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Walaupun begitu, Muhtadin selalu bersyukur dan tidak mengeluh.

Baca Juga: Bikin Merinding! Netizen Ini Bagikan Ciri Restoran Ayam Pakai Penglaris



Simak Video "Cita Rasa Nasi Kebuli Rp 10 Ribuan Ala Street Food"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com