Korban PHK Ini Sekarang Sukses Jualan Nasi Kuning Beromzet Rp 17 Juta

Yenny Mustika Sari - detikFood Jumat, 25 Sep 2020 13:30 WIB
Korban PHK Jualan Nasi Kuning di Bogor Omzet Rp 17 Juta Foto: YouTube / ANDROMEDA MERCURY
Jakarta -

Kisah korban PHK ini sangat menginspirasi. Sekarang ia fokus menjual nasi kuning khas Banjarmasin yang omzetnya mencapai Rp 17 juta per bulan. Begini kisahnya!

Menjadi korban PHK memang sangat sulit karena kehilangan pekerjaan dan tak lagi mendapatkan penghasilan. Tapi nasib korban PHK bisa berubah jadi lebih baik jika mereka berusaha.

Seperti kisah korban PHK yang sangat menginspirasi ini. Lewat YouTuber Andromeda Mercury (6/9), pria bernama Usup ini membagikan kisah awalnya berjualan nasi kuning.

Korban PHK Jualan Nasi Kuning di Bogor Omzet Rp 17 JutaKorban PHK Jualan Nasi Kuning di Bogor Omzet Rp 17 Juta Foto: YouTube / ANDROMEDA MERCURY

Dulunya ia adalah korban PHK dari salah satu perusahaan di Jakarta. Setelah menganggur cukup lama akhirnya ia memutuskan untuk berjualan nasi kuning khas Banjarmasin.

Baca Juga: Kena PHK Karena Corona, Pria Ganteng Ini Rela Jualan Roti Keliling

Penjual nasi kuning ini dulunya berjualan memakai gerobak dengan modal awal sekitar Rp 3 jutaan. "Dulu waktu masih di pinggir jalan satu gerobak sekitar Rp 3 juta, terus kalo bahan masakannya paling cuma Rp 500 ribu gitu," ujar Usup sambil melayani pembeli.

Korban PHK Jualan Nasi Kuning di Bogor Omzet Rp 17 JutaKorban PHK Jualan Nasi Kuning di Bogor Omzet Rp 17 Juta Foto: YouTube / ANDROMEDA MERCURY

Nasi kuning yang dijualnya merupakan khas Banjarmasin. Disajikan dengan bungkusan daun pisang, lalu lauknya ada ayam, daging, sambal, dan taburan bawang merah goreng. Harganya dibanderol mulai dari Rp 12.000-Rp 14.000.

Nasi Kuning Amang Usup ini dulunya berjualan di sekitaran kota Jakarta. Mulai di Stasiun Kalibata, Stasiun Juanda, dan kini ada di Bogor.

Korban PHK Jualan Nasi Kuning di Bogor Omzet Rp 17 JutaKorban PHK Jualan Nasi Kuning di Bogor Omzet Rp 17 Juta Foto: YouTube / ANDROMEDA MERCURY

Di Bogor Usup berjualan di depan Ruko Pegadaian, Jalan Bukit Cimanggu City Raya. Kalau dulu menggunakan gerobak, kini ia menjual nasi kuningnya menggunakan mobil sedan kecil.

Dalam sehari Usup bisa menghabiskan sekitar 10-20 liter beras untuk 120 bungkus nasi kuning. Ditanya soal omzetnya, Usup mengaku kalau akhir pekan bisa mengantongi hingga Rp 1,5 juta per harinya.

Korban PHK Jualan Nasi Kuning di Bogor Omzet Rp 17 JutaKorban PHK Jualan Nasi Kuning di Bogor Omzet Rp 17 Juta Foto: YouTube / ANDROMEDA MERCURY

"Sekitar Rp 1,5 jutaan lah," beber Usup. "Profitnya kalau bisa dibilang 150 persen lah," lanjutnya menjelaskan soal omzet nasi kuning. Usup juga membeberkan pendapatannya selama 1 bulan. Ia bisa mendapatkan omzet hingga Rp 17 juta per bulan.

Kabarnya rasa Nasi Kuning Amang Usup ini terkenal enak dan berkualitas. Seorang pelanggan setia membeberkan kalau nasi kuning di sini rasanya enak dan tak mudah basi.

Baca Juga: Bikin Sedih! Korban PHK Ini Numpang Makan di Pesta Pernikahan



Simak Video "Bikin Laper: Nasi Kuning Berteman Empal Empuk dan Enak"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)