ADVERTISEMENT

Berita Terpopuler

Keunikan RM Padang Rinai Pambasuah Luko hingga Kenken 'Wiro Sableng' Jadi Petani

Tim detikfood - detikFood
Selasa, 05 Okt 2021 09:30 WIB
Kenken Wiro Sableng Kini Sibuk Bertani Sayur dan Buah di Bogor
Foto: YouTube BPPSDMP Kementan RI/Instagram @kenzieaprilio.3
Jakarta -

Ada fakta unik RM Padang Rinai Pambasuah Luko. Pembaca detikfood juga tertarik dengan Soto Mang Bonin yang beromzet jutaan rupiah per hari hingga Kenken 'Wiro Sableng' yang jadi petani.

Kelezatan cita rasa hidangan khas tanah Minang tidak ada bandingannya. Salah satunya kelezatan dendeng batokok. Di kawasan Pasar Rumput, Jakarta Selatan ada sebuah rumah makan Padang yang sajikan menu enak dan langka. Tidak jauh dari halte Transjakarta Pasar Rumput kamu waiib mencicip dendeng batokok bakar yang harum aromanya di sini.

Kota Bogor tak hanya dikenal sebagai kota hujan, banyak juga wisata kuliner yang lezat dan legendaris serta patut dicoba jika datang ke sini. Salah satunya adalah soto daging khas Bogor yang legendaris bernama Soto Mang Bonin. Sudah ada sejak tahun 1987, kelezatan dan cita rasanya tak pernah berubah bahkan selalu diburu pelanggannya. Dalam sehari bahkan bisa mendapatkan omzet hingga Rp5 juta.

Masih ingat dengan serial lawas Wiro Sableng? Pemeran utamanya, Kenken Sukendro, ternyata kini sibuk bertani dan mengolah lahan sayuran dan aneka buah miliknya. Setelah series Wiro Sableng selesai, popularitas Kenken yang menurun membuatnya harus berpikir cermat untuk melanjutkan hidup. Berawal dari membeli sebuah lahan di kawasan Bogor, siapa yang menyangka dirinya kini justru berhasil menjadi seorang petani sayur dan aneka buah.

Berikut ini berita terpopuler detikfood yang menarik perhatian pembaca kemarin (4/10):

RM Rinai Pambasuah Luko: Puas Santap Dendeng Batokok Bakar yang UnikRM Rinai Pambasuah Luko: Puas Santap Dendeng Batokok Bakar yang Unik Foto: detikcom/Riska Fitria

1. Fakta RM Rinai Pambasuah Luko

RM Rinai Pambasuah Luko merupakan usaha milik Akmal Sikumbang bersama istrinya. Pria asal Desa Saniangbaka, Kecamatan X Koto Singkarak, Solok tersebut mendirikan warung usahanya pada tahun 1996.

Nama warung makan ini juga memiliki arti yang romantis, Rinai Pembasuah Luko yang memiliki arti 'Gerimis Pembasuh Luka'. Akmal mengatakan kalau nama tersebut memang sebutan dari dirinya yang terinspirasi dari perjalanan hidupnya.

Warung makan yang satu ini punya keunikan khas yang tidak bisa ditemukan di rumah makan Padang yang lainnya. Menu-menu unik yang cukup langka disajikan dengan banyak pilihan di sini. Akmal justru tidak menyajikan rendang di warung makan miliknya. Akmal lebih memilih untuk menyajikan makanan-makanan yang jarang disajikan di rumah makan lain seperti dendeng botok, dendeng basah atau lambok, gulai gajeboh atau sandung lamur, puak leak dan lainnya.

Baca juga: RM Rinai Pambasuah Luko: Puas Makan Dendeng Batokok Bakar yang Harum



Simak Video "Santap Siang Pakai Dendeng Batokok Bakar yang Harum"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT