Makan Getuk dan Ngopi Gratis di Kampung Budaya Piji Wetan Kudus 

Dian Utoro Aji - detikFood Minggu, 12 Sep 2021 14:30 WIB
Makan Getuk dan Ngopi  Gratis di Kampung Budaya Piji Wetan Kudus Foto: detikFood/Dian Utoro Aji
Kudus -

Di Kampung Budaya Piji Wetan, Kudus ini tersedia getuk dan kopi gratis bagi pesepeda Gunung Muria. Hal ini dilakukan menandai kampung budaya kembali dibuka setelah sekian bulan tutup karena pandemi COVID-19.

Pantauan di lokasi pesepeda yang selepas dari kawasan Gunung Muria bisa mampir di Kampung Budaya Piji Wetan yang berada di Desa Lau Kecamatan Dawe. Lokasinya pun sangat mudah, karena berada di pinggir jalan raya.

Makan Getuk dan Ngopi  Gratis di Kampung Budaya Piji Wetan KudusMakan Getuk dan Ngopi Gratis di Kampung Budaya Piji Wetan Kudus Foto: detikFood/Dian Utoro Aji


Pesepeda cukup mudah untuk mencari lokasi kampung budaya Piji Wetan karena sebelum masuk terdapat gapura terbuat dari bambu yang terdapat tulisan "Kampung Budaya Piji Wetan". Setelah masuk di kampung budaya pesepeda pun disajikan dengan suasana perkampungan yang ada di lereng Gunung Muria.


Pesepeda juga disediakan getuk dan segelas kopi hitam secara cuma-cuma. Suasana pedesaan dan sejuk menambah kenikmatan pesepeda selepas berkeliling ke kawasan Gunung Muria.

Makan Getuk dan Ngopi  Gratis di Kampung Budaya Piji Wetan KudusMakan Getuk dan Ngopi Gratis di Kampung Budaya Piji Wetan Kudus Foto: detikFood/Dian Utoro Aji


Panitia Kampung Budaya Piji Wetan, Rhy Husaeni mengatakan getuk dan kopi gratis bagi pesepeda Gunung Muria sebagai tanda kampung budaya kembali dibuka. Menurutnya setelah tiga bulan lebih tutup karena terjadi lonjakan kasus COVID-19 di Kudus.


"Sebenarnya ini kan sudah lama libur karena pandemi terus buka tipis-tipis. Anggaplah launching lagi, mempromosikan ulang bahwa Kampung Budaya Piji Wetan sudah mulai buka dan buat teman-teman yang memang goweser karena memang di sini memang dari dulu," kata Husaeni kepada detikcom saat ditemui di lokasi, Minggu (12/9/2021).


Menurutnya makanan dan minuman digratiskan bagi para pesepeda karena kebanyakan pengunjung merupakan pesepeda yang melintas dari kawasan Gunung Muria. Sehingga akhirnya menyediakan getuk dan kopi bagi pesepeda.

Makan Getuk dan Ngopi  Gratis di Kampung Budaya Piji Wetan KudusMakan Getuk dan Ngopi Gratis di Kampung Budaya Piji Wetan Kudus Foto: detikFood/Dian Utoro Aji


"Memang yang sering mampir kan pesepeda kayak gini. Pesepeda kesel (lelah) ke sini bisa olahraga bisa sarapan dan mendapatkan getuk sama kopi gratis," ungkap Husaeni.
Menurutnya pemilihan getuk dan kopi merupakan kuliner khas yang ada di Kudus. Terutama mudah ditemui di wilayah Kecamatan Dawe. Selain itu, kata dia menggratiskan getuk dan kopi merupakan ajaran warisan dari Sunan Muria. Yakni yang dinamakan budaya pager mangkok.


"Pemilihan getuk sapa kopi tidak ada yang khusus, memang karena di sini ada pengusaha yang jualan getuk sama kopi dirembuk bisa dibagi-bagi," ucapnya.
"Karena di sini juga ada budaya pager mangkok warisan Sunan Muria. Budaya pager mangkokan kan sebenarnya bersedekah ajaran dari Sunan Muria sehingga bermanfaat orang lain," sambung dia.


Husaeni menuturkan bahwa biasanya sebelum adanya PPKM secara ketat setiap hari Minggu Kliwon (hitungan orang jawa) ada kegiatan Pasar Ampiran hingga permainan tradisional di Kampung Budaya Piji Wetan. Sedangkan setiap Minggu ada kegiatan dinamakan "Minggu Sehat".

Makan Getuk dan Ngopi  Gratis di Kampung Budaya Piji Wetan KudusMakan Getuk dan Ngopi Gratis di Kampung Budaya Piji Wetan Kudus Foto: detikFood/Dian Utoro Aji


"Acara buat rutinan dua, ada Minggu sehat sama Minggu Kliwon. Minggu Kliwon memang semuanya buka, panggungnya hidup juga ada pertunjukan ada permainan," terang dia.


"Jualan macam-macam itu gandeng dengan ibu PKK itu masing-masing RT dukuh Piji Wetan itu dikasih hak untuk mengelola PKK masing-masing stand warung. Itu ada nasi pager mangkok, nasi godong jati, terus ada macam-macam," jelas Husaeni.

Makan Getuk dan Ngopi  Gratis di Kampung Budaya Piji Wetan KudusMakan Getuk dan Ngopi Gratis di Kampung Budaya Piji Wetan Kudus Foto: detikFood/Dian Utoro Aji


Kesempatan yang sama salah satu pesepeda, Mulyadi memberikan apresiasi kepada pihak pengelola Kampung Budaya Piji Wetan. Menurutnya kegiatan tersebut dinilai bagus terlebih untuk mempromosikan potensi yang ada di desa.


"Bagus ya karena bisa mempromosikan yang ada di desa. Ini tadi dari Kajar (wilayah lereng Gunung Muria) mau turun," ungkap Mulyadi.



Simak Video "Getuk Pisang Kota Kediri, Asam Manis Sepat, Rame Rasanya, Jawa Timur"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com