Segarnya Sarapan Soto Gentong Khas Kudus yang Gurih Hangat

Dian Utoro Aji - detikFood Minggu, 05 Sep 2021 07:00 WIB
Soto Gentong khas Kudus, Jawa Tengah yang Sedap untuk Sarapan Foto: detikFood/Dian Utoro Aji
Jakarta -

Di Kabupaten Kudus juga ada racikan soto yang sedap. Sotonya dikenal dengan sebutan soto gentong. Hangat gurih untuk sarapan di akhir pekan.

Soto gentong bisa ditemui pecinta kuliner di Jalan Lingkar Utara Peganjaran Barat SPBU Panjang Kecamatan Bae, Kudus. Salah satu warungnya bernama "Dapoer Gentong" milik Siti Rahmawati (24).

Soto gentong tidak jauh berbeda dengan soto khas Kudus. Namun jika biasanya soto daging Kusus memakai daging kerbau atau sapi, berbeda dengan soto gentong. Soto ini memakai daging ayam yang dimask dalam gentong, wadah dari tanah liat yang dimasak dengan api tungku.

Soto gentong disajikan di dalam mangkok porselin China yang kecil. Seperti soto ayam Kudus umumnya. Kuahnya ditambah koya sepeti soto Lamongan. Agar rasanya semakin gurih.

Soto Gentong khas Kudus, Jawa Tengah yang Sedap untuk SarapanSoto Gentong khas Kudus, Jawa Tengah yang Sedap untuk Sarapan Foto: detikFood/Dian Utoro Aji

Salah satu pembeli Wulandari mengatakan sengaja datang ke Kudus untuk menikmati soto gentong. Dia pun mengaku mengetahui dari media sosial soal soto gentong.

"Rasanya enak, kuahnya lezat. Apalagi masaknya di gentong dan menggunakan tungku, rasanya khas banget," kata Wulandari asal Semarang ditemui di lokasi, Jumat (3/8/2021).

Pemilik Dapoer Gentong, Rahma mengatakan nama soto gentong berasal dari gentong. Menurutnya soto gentong merupakan proses masak soto yang dari gentong dan tungku api kayu bakar.

"Saya ambil nama soto gentong itu karena itu proses pembuatannya ada di gentong kemudian juga kita masaknya pakai tungku," kata Rahma ditemui di lokasi siang ini.

Soto Gentong khas Kudus, Jawa Tengah yang Sedap untuk SarapanSoto Gentong khas Kudus, Jawa Tengah yang Sedap untuk Sarapan Foto: detikFood/Dian Utoro Aji

Menurutnya soto gentong hampir sama dengan soto yang ada di Kudus. Namun ada sejumlah khas pembeda. Selain dimasak di atas gentong juga ada tambahan koya di atas kuah soto gentong.

"Itu asli dari Kudus versinya ke bening dan kita main ke koya. Jadi dinamakan soto gentong," kata dia.

"Soto gentong itu spesial soto ayam itu biasa ada rempah, terus lebih identik kuahnya kuning seperti soto khas Kudus tapi memang versinya lebih ke bening saja," sambung Rahma.

Rahma mengatakan soto gentong memiliki rasa khas pada kuahnya. Karena dicampur dengan koya. Sedangkan ada sejumlah menu soto gentong yang dicampur dengan potongan daging ayam. Seperti soto gentong ayam paha hingga soto gentong dada.

Soto Gentong khas Kudus, Jawa Tengah yang Sedap untuk SarapanSoto Gentong khas Kudus, Jawa Tengah yang Sedap untuk Sarapan Foto: detikFood/Dian Utoro Aji

"Perbedaan rasanya kita main ke koya ya yang berbeda. Menunya spesialnya ada soto gentong ayam terus ada lagi soto gentong paha atau dada, itu pakai daging utuh," terang Rahma.

Harganya setiap satu porsi pun terbilang murah. Cukup merogoh kocek Rp 6.000 sampai Rp 23.000.

Dia menambahkan setiap harinya bisa menjual sekitar 50 sampai 100 porsi soto gentong. Pembeli datang dari Kudus, Pati, Semarang, hingga luar Jawa.

Soto Gentong khas Kudus, Jawa Tengah yang Sedap untuk SarapanSoto Gentong khas Kudus, Jawa Tengah yang Sedap untuk Sarapan Foto: detikFood/Dian Utoro Aji

"Di sini antusias lebih ke soto gentong. Karena harga murah dan rasanya juga agak berbeda gitu. Sehari bisa menjual 50 sampai 100 porsi. Kalau akhir pekan bisa dua sampai tiga kali lipatnya," jelasnya.

"Biasanya dari Kudus terus ada sekitar Kudus, Semarang juga. Pernah luar Jawa juga ada," pungkas dia.



Simak Video "Sedap Nikmat Soto Gentong, Kuliner dari Kudus"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com