Kena PHK Gegara Pandemi, Yuk Coba Mulai Bisnis Kuliner!

Inkana Putri - detikFood Rabu, 21 Jul 2021 19:30 WIB
Ilustrasi bisnis kuliner. Foto: Shutterstock
Jakarta -

Pandemi COVID-19 memberi dampak terhadap berbagai sektor di masyarakat. Bahkan, pandemi mengakibatkan banyak masyarakat ter-PHK lantaran lesunya ekonomi di berbagai perusahaan.

Guna tetap memenuhi kebutuhan, banyak masyarakat yang akhirnya banting stir untuk memulai usaha kuliner. Mengingat bisnis ini menjadi salah satu yang menjanjikan di tengah pandemi.

Namun, menggeluti bisnis kuliner khususnya di masa pandemi bukanlah hal yang mudah. Melansir berbagai sumber, beberapa hal berikut perlu diperhatikan saat memulai bisnis kuliner di masa pandemi.

1. Tentukan Produk

Menentukan jenis produk yang ingin dijual adalah langkau utama yang perlu dilakukan. Pastikan produk sesuai dengan target pasar yang dituju. Pikirkan jenis makanan atau minuman yang saat ini dibutuhkan banyak orang. Produk frozen food, makanan dan minuman sehat, serta camilan menjadi beberapa produk yang kini diminati masyarakat selama pandemi.

2. Buka Bisnis Kecil

Berbisnis kuliner di tengah pandemi ada baiknya dimulai dari bisnis kecil-kecil. Hal ini dilakukan guna menghindari kerugian yang besar. Anda bisa mulai dengan berfokus pada 2-3 produk daripada menjual bermacam produk secara langsung.

Untuk menarik minat pembeli, Anda bisa coba tawarkan produk ke lingkungan terdekat seperti teman, saudara, atau tetangga. Bisnis kuliner kecil bisa dilakukan dengan menjual makanan homemade atau membuka catering kecil-kecilan.

3. Gunakan Modal Sendiri

Saat berbisnis, hindari menggunakan modal dari orang lain atau berhutang. Dibanding berhutang, sebaiknya bukalah bisnis yang sesuai dengan modal Anda. Dengan demikian, Anda akan lebih mudah memutar uang yang dihasilkan dari bisnis.

4. Menjadi Reseller

Berbisnis kuliner tak selalu harus memproduksi makanan sendiri. Anda juga bisa menjadi reseller atau dropshipper dari para distributor makanan. Bisnis kuliner dengan cara ini juga cocok bagi Anda yang ingin berbisnis, namun tak punya cukup modal atau menghindari risiko kerugian.

5. Manfaatkan Platform Digital

Saat ini orang-orang cenderung membeli barang lewat platform digital seperti media sosial atau e-commerce. Untuk itu, pastikan bisnis Anda memiliki keduanya sehingga mempermudah calon konsumen untuk membeli. Manfaatkan juga media sosial sebagai sarana promosi untuk memperbanyak konsumen.

Dalam rangka mendukung bisnis kuliner di Indonesia, Kraft Heinz Food Service menghadirkan berbagai kolaborasi menu, marketing dan promosi bersama UMKM dan chef profesional.

"Kami ingin bisa menjadi partner para chef dan pelaku bisnis kuliner untuk bisa maju bersama. Karenanya Kraft Heinz Food Service menawarkan kesempatan berkolaborasi dalam bentuk yang sangat beragam, mulai dari kolaborasi menu sampai dengan menyediakan wadah untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan," ujar Managing Director Kraft Heinz Indonesia & PNG, Steven Debrabandere dalam keterangan tertulis, Rabu (21/7/2021).

Kraft Heinz Food Service juga membagikan berbagai insight, pengetahuan dan inovasi seputar dunia kuliner lewat peluncuran Kraft Heinz Food Service Institute. Steven berharap seluruh kolaborasi ini dapat memberikan inspirasi bagi pengusaha kuliner.

"Dengan adanya acara ini kami berharap para chef dan pelaku bisnis kuliner, juga masyarakat luas yang tertarik terjun di industri kuliner dapat selalu bergerak maju secara berkesinambungan untuk menuju Indonesia yang lebih baik," pungkasnya.

Adapun peluncuran ini akan ditandai dengan gelaran webinar bertajuk "Kembangkan Bisnis Kulinermu" bersama detikcom pada 29 Juli dan 5 Agustus 2021. Di webinar ini, peserta beruntung akan mendapatkan hadiah promosi melalui artikel di detikcom.

Selain itu, 10 bisnis terpilih juga punya kesempatan untuk mengikuti sesi pelatihan eksklusif coaching dari Ultra Indonesia dan ACP Indonesia. Ada juga tambahan modal senilai puluhan juta rupiah yang menanti. Menarik bukan? Jadi, segera registrasi di atau pada formulir di laman ini atau yang terlampir di bawah ini.



Simak Video "Gurihnya Peluang Bisnis Seafood Gerobakan di Kawasan Padat Penduduk"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com