Isyarat Coffee, Satu-satunya Kafe dengan Barista Tuna Rungu di Kota Bogor

M.Sholihin - detikFood Jumat, 09 Apr 2021 14:30 WIB
Isyarat Coffee, Satu-satunya Kafe dengan Barista Tuna Rungu di Kota Bogor Foto: M.Sholihin/detikcom
Bogor -

Kota Bogor punya banyak tempat ngopi keren. Dari banyak kafe di Kota Bogor, inilah satu-satunya kafe yang unik sekaligus ramah bagi penyandang disabilitas.

Namanya Isyarat Coffee, menjadi satu-satunya tempat ngopi asyik sekaligus unik di Kota Bogor. Di kafe yang berlokasi di Jalan Pajajaran ini, pecinta kopi dilayani oleh barista tuli atau penyandang tuna rungu. Kafe ini juga jadi tempat berkumpulnya penyandang disabilitas, terutama tuna rungu atau teman tuli.

Pemesanan juga dilakukan menggunakan bahasa isyarat. Atau dituliskan pada selembar kertas bagi pengunjung yang tidak menguasai bahasa isyarat.

Menu kopi yang disajikan di kafe ini juga tidak kaleng-kaleng. Seperti kafe kopi kebanyakan, Isyarat Coffee juga menyediakan kopi jenis robusta dan arabica dengan beragam biji kopi single origin nusantara. Tentunya ditambah dengan beragam pilihan menu makanan lainnya.

Isyarat Coffee, Satu-satunya Kafe dengan Barista Tuna Rungu di Kota BogorIsyarat Coffee, Satu-satunya Kafe dengan Barista Tuna Rungu di Kota Bogor Foto: M.Sholihin/detikcom

Pengelola Isyarat Coffee, Ryan Frgiandri Da Silva mengatakan, Isyarat Coffee berdiri pada Desember 2020 lalu. Ia berharap, kafe ini benar-benar menjadi solusi bagi teman-teman tuli atau penyandang tuna rungu, terlebih di saat pandemi COVID-19 melanda.

"Kafe ini dibuka kan sebagai bentuk peduli kita terhadap mereka. Mereka juga punya hak yang sama loh, mereka punya hak untuk mendapat pekerjaan yang layak juga. Harapan saya, bisa berdiri isyarat coffe lainnya di kota-kota yang lain," ungkap Onel, sapaan akrab Ryan Frgiandri Da Silva saat ditemui detikcom, Rabu (7/4/2021) malam.

"Betul, instansi pemerintah memang sudah memberikan kuota untuk penyandang disabilitas yah. Tapi implementasi di lapangan kan belum maksimal," tambahnya.

Saat detikcom mampir ke Isyarat Coffee, nampak beberapa penyandang tuna rungu sedang asyik berbincang dengan penyandang tuna rungu lainnya. Mereka tampak akrab dan penuh percaya diri. Sesekali mereka tampak tertawa meski tanpa suara.

Isyarat Coffee, Satu-satunya Kafe dengan Barista Tuna Rungu di Kota BogorIsyarat Coffee, Satu-satunya Kafe dengan Barista Tuna Rungu di Kota Bogor Foto: M.Sholihin/detikcom

"Saya ingin tempat ini memang jadi rumah mereka, lingkungan mereka, tempat mereka saling bersilaturahmi, ngobrol dengan bahasa mereka," kata pemuda 24 tahun itu.

Ngopi Sambil Belajar Bahasa Isyarat

Kafe yang berada dekat dengan pintu tol BORR ini juga terbuka untuk umum. Bagi pengunjung yang tidak menguasai bahasa isyarat tak perlu khawatir, karena masih bisa memesan makanan melalui selembar kertas.

Selain itu pengunjung malah punya kesempatan untuk belajar, karena di Isyarat Coffee tersedia panduan bahasa sipi atau bahasa isyarat.

"Ini sebenarnya kafe untuk umum juga, karena banyak juga teman-teman yang bukan disbilitas datang dan ngopi di sini. Kalau teman-teman tuna rungu memang setiap hari selalu ada saja yang datang," kata Onel yang mengaku lulusan IPB ini.

Isyarat Coffee, Satu-satunya Kafe dengan Barista Tuna Rungu di Kota BogorIsyarat Coffee, Satu-satunya Kafe dengan Barista Tuna Rungu di Kota Bogor Foto: M.Sholihin/detikcom

"Untuk tamu yang normal atau bukan penyandang tuna rungu, kan pesanan bisa ditulis. Mereka juga bisa sambil belajar kok, disini kita sediakan panduan aksara dari a-z dalam bahasa isyarat," sambungnya.

Sinatra, salah satu pengunjung Isyarat Coffee mengaku sempat bingung ketika pertamakali datang ke kafe ini. Karena wanita asal Kota Bogor ini mengaku sama sekali tidak bisa bahasa isyarat.

"Awalnya ke sini sama teman, sempat bingung tuh dulu pas mau pesan. Kan ngga bisa bahasa isyarat yah. Dulu benar itu kita tulis pesanan kita di kertas, tapi sekarang saya sudah bisa (bahasa isyarat). Belajar bahasa isyarat disini juga, kan ada juga tuh panduan hurup dari a-z dalam bahasa isyarat, di sini ada lembar panduannya itu" kata Sinatra.

"Seru, di sini seru. Keren pokoknya. Mudah-mudahan banyak tempat kayak gini ya, membantu disabilitas juga," imbuhnya.

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com