Maknyus! Sate Kambing dan Tongseng Racikan Bu Sumirah yang Legendaris

Ajie Prasetya - detikFood Selasa, 16 Mar 2021 12:00 WIB
Maknyus! Sate Kambing dan Tongseng Racikan Bu Sumirah yang Legendaris Foto: detikcom/Ajie Prasetya
Yogyakarta -

Pasar Beringharjo merupakan destinasi makan enak. Selain nasi empal dan pecel, kamu bisa jajan sate kambing juicy di warung bu Sumirah.

Pasar Beringharjo terletak di Jl. Ahmad Yani, Yogyakarta yang sejak tahun 1758 telah menjadi pusat transaksi. Nama 'beringharjo' diberikan oleh Sultan Hamengkubuwono VIII pada tahun 1925 yang berati 'pohon beringin'.

Pasar terbesar dan jadi ikon Yogyakarta ini kemudian berkembang menjadi destinasi wisata. Hampir semua kebutuhan bisa didapatkan di pasar ini. Termasuk beragam jajanan tradisional hingga kekinian.

Selain makan nasi empal, jajan pecel atau gado-gado ulek, pencinta sate kambing bisa mampir di Warung Bu Sumirah. Warung ini sudah ada sejak tahun 1996 atau sudah ada selama 25 tahun. Ibu Sumirah ini merupakan generasi pertama dan ia sudah ikut berjualan dengan dengan bbinya nya sejak 1983.

Maknyus! Sate Kambing dan Tongseng Racikan Bu Sumirah yang LegendarisMaknyus! Sate Kambing dan Tongseng Racikan Bu Sumirah yang Legendaris Foto: detikcom/Ajie Prasetya

Warung Bu Sumirah ini terletak di bagian paling timur, los 2, lantai dua pasar Beringharjo. Warung ini bersanding dengan warung makan legenda lainnya di pasar Beringharjo. Mudah dikenali dengan cat kuning dan tulisan hijau di warungnya.

Aroma wangi sate kambing tercium lamat-lamat harum saat detikcom menyinggahi warung ini (11/3). Seperti penjual sate kambing Tegal, potongan daging kambing utuh digantung di lemari kaca. Untuk memasak Bu Sumirah masih memakai api arang. Di sini tersedia sate kambing, sate klatak dan tongseng kambing.

Seporsi sate kambing (Rp 25.000) disajikan di atas piring cekung. Ada genangan kecap manis dan dilengkapi dengan irisan daun kol, bawang merah, tomat dan cabe rawit. Potongannya tak terlalu besar dan menebar aroma smoky sate yang sedap.

Tekstur dagingnya tak terlalu liat dan paduan kecap manis membuat rasanya tak terlalu pedas. Pas manisnya buat dicelupkan dengan potongan daging sate yang juicy. Tak terjejak aroma prengus tajam daging kambing.

Maknyus! Sate Kambing dan Tongseng Racikan Bu Sumirah yang LegendarisMaknyus! Sate Kambing dan Tongseng Racikan Bu Sumirah yang Legendaris Foto: detikcom/Ajie Prasetya

Mengenai sate ini, menurut Bu Sumirah tidak ada resep khusus. "Saya memasak seperti kebanyakan orang lain. Rempah-rempah saja. Laos, salam, dan lain-lain," ungkapnya.

"Untuk harga satu satu porsi sate Rp 25.000 saja. Namun jika lengkap dengan nasi dan minum jadi Rp30.000." ujarnya.

Sementara tongseng kambing (Rp 25.000) juga tak kalah menggoda. Kuahnya kuning kecokelatan disajikan di piring cekung. Terlihat taburan bawang merah goreng dan irisan cabe rawit merah di dalamnya.

Maknyus! Sate Kambing dan Tongseng Racikan Bu Sumirah yang LegendarisMaknyus! Sate Kambing dan Tongseng Racikan Bu Sumirah yang Legendaris Foto: detikcom/Ajie Prasetya

Gurih mlekoh rasanya karena memakai banyak bumbu gule. Pekat berempah terasa dalam setiap suapan. Daging kambingnya tak terlalu liat, cukup enak dikunyah. Dimakan dengan nasi putih, makin mantap.

Kalau lapar setelah berbelanja di Pasar Beringharjo kamu bisa mampir jajan sate kambing Bu Sumirah ini. Warungnya buka mulai pukul 09.00 WIB sampai 16.00 WIB.



Simak Video "Gurih Nikmat Sate Kambing Batibul di Tegal"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com