Gojek Diskon Hingga 30% untuk Makanan Tradisional Khas Bandung, Mau?

Wisma Putra - detikFood Jumat, 12 Mar 2021 19:00 WIB
Gojek Bandung Foto: detikcom
Bandung -

Kota Bandung dinobatkan sebagai kota terbaik ke tujuh di Dunia untuk Makanan Tradisional (World's Best Cities for Traditional Foods) versi TasteAtlas.

"Kami turut bangga atas pengakuan dunia internasional atas kuliner Kota Bandung yang meraih predikat salah satu makanan tradisional terbaik di dunia," kata District Head Gojek Bandung Cut Emyra Fadhila dalam zoom meeting Gojek Indonesia, Jumat (12/3/2021).

CutEmyra mengungkapkan, kebanggaan ini juga sebagai wujud apresiasiGojek Indonesia kepada para ribuan mitra usahaGoFood yang selama ini telah menghadirkan beragam kuliner tradisional Bandung.

"Sehingga menjadi lebih mudah dinikmati tidak hanya oleh warga Bandung bahkan oleh wisatawan kuliner yang berkunjung ke kota Bandung dan tentunya kuliner-kuliner terbaik dapat dengan sangat mudah dicicipi dengan GoFood," ungkapnya.

Sebagai bentuk penghargaan untuk kuliner tradisional Bandung, GoFood mengelar promo makanan tradisional khas Bandung yang diikuti oleh 340 mitra UMKM.

"Promo ini digelar dari Tanggal 12 hingga 31 Maret 2021, promo ini kami berikan potongan harga sampai dengan 30 persen, selain itu kita juga menampilkan promosi kuliner Bandung di halaman muka aplikasi gofood ada menu-menu khas Bandung. Diharapkan mitra UMKM bisa tumbuh dan berkembang berama GoFood," ujarnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengaku bangga dengan pengakuan dunia terhadap kuliner tradisional khas Bandung.

"Kaget sekaligus bangga. Bagi Pemkot Bandung ini sangat berarti, karena survei ini ada pengakuan dunia atas kuliner di Kota Bandung," kata Yana ditemui terpisah usai mengisi pers conference Gojek Indonesia di Kantor Gojek Bandung, Jalan Sumatera.

Yana juga mensupport langkah Gojek Indonesia yang menggelar festival makanan tradisional Bandung di tengah pandemi COVID-19.

"Kami support Gojek yang menyelenggarakan festival makanan tradisional di Kota Bandung. Terlebih di masa pandemi, layanan antar makanan ke masyarakat sangat membantu, membantu warga yang kena PHK, membuat makanan tradisional dan dijual secara online, juga para driver Gojek," jelasnya.

Ia berharap, dengan festival makanan tradisional itu dapat memulihkan para pelaku UMKM yang bergerak di bidang kuliner.

"Saya berharap festival kuliner Bandung ini mendatangkanmultiplayer efek, mulai dari penjual, pengantar makanan, masyarakat yang mengkonsumsi dan berdampak pada laju ekonomi yang diketahui mengalami minus di tahun 2020 atau selama masapandemiCOVID-19," harapYana.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan usaha Kecil Jabar Kusmana Hartadji mengatakan, pihaknya mengaku bangga dengan penghargaan tersebut. Ia ingin, predikat baik ini diikuti kabupaten kota lainnya di Jabar.

"Saya bangga, sekitar 4 juta pelaku UMKM 30-40 persen itu makanan, atas nama pemerintah dan pribadi saya nyatakan aspresiasi dan dukungan ke Gojek yang secara konsisten mendukung pemberdayaan masyarakat di Jabar yang hasilnya sudah dirasakan dan dilihat, saya berharap bisa menyebar ke 27 kabupaten kota. Ini jadi peluang, apa yang dilakukan Gojek untuk peningkatan ekonomi," tuturnya.

Selain itu, para pelaku UMKM yang bergerak di bidang kuliner juga terbantu dengan kehadiran Gojek dengan layanan GoFoodnya.

"Saya dapat informasi 80 persen pelaku UMKM menurun di masa pandemi, dengan ada Gojek kendala terkait pemasaran dapat teratasi saya sangat mengapresiasi, ini akan meningkatkan perekonomian, mulai dari promosi, terus juga mendukung program pemerintah yang harus go digital yang mengandalkan penjualan secara online," pungkasnya.



Simak Video "Mantap! Rawon Jadi Sup Terenak se-Asia"
[Gambas:Video 20detik]
(wip/ega)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com