Keren! Wanita Asal Tegal Ini Jualan Nasi Bungkus Warteg di Melbourne

Devi Setya - detikFood Jumat, 08 Jan 2021 13:00 WIB
Wanita Asal Tegal Ini Jualan Nasi Bungkus Warteg di Melbourne Foto: Dokumentasi Garam Merica
Jakarta -

Makan nasi bungkus ala warteg di Indonesia bisa dilakukan di Melbourne. Wanita asal Tegal ini sukses jualan nasi bungkus dan diburu para bule di Melbourne.


Paduan nasi dengan aneka lauk, sayur dan sambal yang dibungkus daun pisang memang menggoda. Menu ramesan ala Indonesia ini bisa dengan mudah ditemui di warteg, warung nasi ataupun di rumah makan Padang. Ternyata penggemar nasi bungkus bukan hanya datang dari orang-orang Indonesia.

Wanita Asal Tegal Ini Jualan Nasi Bungkus Warteg di MelbourneWanita Asal Tegal Ini Jualan Nasi Bungkus Warteg di Melbourne Foto: Dokumentasi Garam Merica

Di Australia tepatnya Melbourne ada restoran Indonesia yang menghadirkan menu nasi bungkus ala warteg. Di resto Garam Merica ada menu spesial nasi bungkus warteg. Uniknya, penikmat nasi bungkus ini bukan hanya orang Indonesia yang tinggal di Melbourne tapi juga bule-bule Australia yang ketagihan lezatnya menu nasi bungkus ini.

Ide menghadirkan nasi bungkus warteg ini berawal dari Corina, wanita asli Tegal, Jawa Tengah yang juga pemilik resto Garam Merica. Ia awalnya berniat mengobati rindu para WNI yang rindu makan makanan Indonesia.

"Sejak adanya Covid-19 dan pandemi ini kan, Melbourne juga mengalami lockdown dan sekarang jadi ada keterbatasan orang-orang nggak bisa pergi ke mana-mana, nggak bisa pulang kampung atau liburan. Kalau aku pribadi, kita kangen banget sama Indonesia termasuk makanannya," ujar Corina saat dihubungi detikFood (7/1).

Kerinduan pada makanan tradisional ini membuat Corina menghadirkan nasi bungkus ala warteg di restorannya.

"Nasi bungkus itu udah mendarah daging, kalau kita lagi kangen homesick. Apa sih yang bisa ngobatin rasa kangen itu ya dari situ kepikiran nasi yang dibungkus daun pisang gitu dengan lauk lauk yang bisa dipilih kombinasinya. Nah kalau untuk lauk pilihan kombinasi itu adalah lauk-lauk yang begitu begitu familiar nya di lidah dan otak aku secara pribadi," beber Corina.

Wanita Asal Tegal Ini Jualan Nasi Bungkus Warteg di MelbourneWanita Asal Tegal Ini Jualan Nasi Bungkus Warteg di Melbourne Foto: Dokumentasi Garam Merica

Tak disangka, ternyata hadirnya nasi bungkus ini mendapat respon sangat positif dari masyarakat Indonesia di Melbourne maupun bule asli Australia. Banyak penilaian memuaskan dari konsumen Corina, bahkan tak jarang restonya diantre banyak orang yang ingin makan nasi bungkus.

Untuk pilihan lauk, Corina menyediakan banyak pilihan mulai dari rendang, empal daging, iga sapi rempah, gulai kikil, ayam bakar, udang sambal pete, gulai ikan hingga pindang cumi. Demikian juga dengan sayurnya yang terdiri dari sambal kentang udang buncis, gulai kale, tempe orek, oseng labu siam buncis hingga sayur acar kuning. Setiap paket nasi bungkus boleh memilih dua varian menu lauk dan sayur.

Nasi dan lauk ini akan dibungkus dengan daun pisang sehingga aromanya semakin harum dan bumbu lauk saling bercampur. Untuk satu bungkus nasi bungkus ini, Corina mematok harga $16 (Rp 174 ribu). Sementara untuk tambahan lauk seafood dikenai tambahan $2 (Rp 22 ribu).

Wanita Asal Tegal Ini Jualan Nasi Bungkus Warteg di MelbourneWanita Asal Tegal Ini Jualan Nasi Bungkus Warteg di Melbourne Foto: Dokumentasi Garam Merica

"Awalnya nggak nyangka kalau mereka suka, karena kan dicampur ada sambalnya juga. Tapi ternyata habis, sampai nasinya semua nggak sisa," pungkas Corina.

Deretan komentar positif juga banyak dilontarkan para pelanggan untuk nasi bungkus ini. Dari sini bisa dilihat kalau ternyata makanan Indonesia bisa diterima oleh banyak orang.



Simak Video "Kelezatan Hidangan Indonesia Diperkenalkan ke Wisman"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com