Tren Kuliner 2021

Ahli Pangan 3 Generasi Ini Gencar Promosikan Tempe di Indonesia dan Mancanegara

Devi Setya - detikFood Kamis, 07 Jan 2021 18:00 WIB
Tempe Foto: Getty Images/iStockphoto/BanarTABS
Jakarta -

Di Indonesia, tempe dipandang sebelah mata sebagai makanan kelas bawah. Tapi di tangan profesor dan doktor 3 generasi ini, tempe jadi makanan berharga yang kaya nutrisi.

Prof. Florentinus Gregorius Winarno yang dikenal sebagai Bapak Teknologi Pangan Indonesia bersama anak dan cucunya kompak memiliki visi misi memperkenalkan tempe sebagai makanan kaya nutrisi. Ilmuwan dari tiga generasi ini membuat organisasi yang bergerak untuk memajukan tempe Indonesia.

Bukan hanya sekedar makanan biasa, di tangan para ilmuwan ini tempe dianggap sebagai super food. Detikfood berkesempatan bertemu dengan Wida Winarno dan Driando yang tak lain adalah anak dan cucu dari Prof. Florentinus Gregorius Winarno.

Wida dan Ando menjelaskan panjang lebar soal tempe sekaligus inovasi pembuatan tempe yang mereka lakukan di organisasi Indonesian Tempe Movement. Duo ibu dan anak ini penggemar berat tempe, keduanya gencar melakukan promosi soal tempe, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Bukan hanya tempe kedelai saja, mereka juga mencoba membuat tempe menggunakan bahan baku non kedelai. Mengandalkan bahan lokal serta kekayaan tumbuhan Indonesia, mereka ingin membuktikan kalau semua kacang dan jenis biji-bijian bisa diolah menjadi tempe.

Apa saja kegiatan yang dilakukan di Indonesian Tempe Movement dan seperti apa tempe di mata para ilmuwan sekaligus pencinta tempe ini?

1. Mengenal Indonesian Tempe Movement

Ahli Pangan 3 Generasi Ini Gencar Promosikan TempeAhli Pangan 3 Generasi Ini Gencar Promosikan Tempe Foto: Indonesian Tempe Movement


Ditemui di workshop Tempe (h) Temple di bilangan Bogor, Wida menjelaskan kalau Indonesian Tempe Movement ini berawal di tahun 2014. Sejak awal dibentuknya organisasi ini, tujuan utamanya yakni memperkenalkan tempe secara lebih luas dengan image yang lebih baik daripada sebelumnya.

Masyarakat Indonesia sudah ribuan tahun mengenal tempe, namun sayangnya hingga saat ini tempe justru dipandang sebagai makanan rendahan. Padahal di dalam tempe terkandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Lewat Indonesian Tempe Movement ini diharapkan akan semakin banyak orang yang tahu kalau tempe adalah sumber makanan sehat dan sumber protein nabati yang dibanderol dengan harga murah. Di sini juga menjadi ajang saling tukar informasi seputar olahan tempe kedelai dan non kedelai.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Masak Masak: Resep Tempe Goreng Ragout"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com