Gurih Banget! Bandeng Ingkung Cabut Duri Khas Istambul Demak

Mochamad Saifudin - detikFood Selasa, 17 Nov 2020 11:30 WIB
Gurih Banget! Bandeng Ingkung Cabut Duri Khas Istambul Demak Foto: Mochamad Saifudin/detikcom
Demak -

Menyantap bandeng ingkung khas Demak ini pasti puas. Dagingnya gurih tanpa duri dibalut bumbu kelapa muda yang gurih mantap.

Bandeng ingkung cabut duri oleh oleh khas wisata Istana Tambakbulusan (Istambul) sudah diproduksi sejak 2014. Wisatawan bisa menikmatinya di rumah yang biasa disebut Kelompok Usaha Bersama (KUB) Bintang Laut Food, berlokasi di Desa Tambakbulusan RT 01 RW 03, Kecamatan Karangtengah, Demak, sekitar satu kilometer dari Pantai Glagah Wangi Demak.

"Para wisatawan itu sudah tahu, beli (bandeng ingkung cabut duri) itu di sini. Langsung aja ke rumah sini," jelas pemilik olahan bandeng tanpa duri bumbu ingkung siap makan, Isrofah saat ditemui detikfood hari Minggu (15/11/2020).

Isrofah mengatakan, bandeng bumbu ingkung tersebut merupakan warisan khas pesisir Pantai Glagah Wangi. Dirinya menyebut nama olahan bandeng tersebut yaitu padetan.

"Masakan padetan itu dari nenek moyang, memang tidak populer. Namun tidak dicabut durinya, kita punya inovasi untuk dicabut durinya, karena orang kan benci ada durinya," tuturnya.

Isrofah melanjutkan bandeng ingkung cabut duri tersebut bisa langsung disantap. Bisa melalui proses pengukusan atau hanya didiamkan dulu. Lantaran ia menyimpan olahan bandeng tersebut di dalam freezer.

Gurih Banget! Bandeng Ingkung Cabut Duri Khas Istambul DemakGurih Banget! Bandeng Ingkung Cabut Duri Khas Istambul Demak Foto: Mochamad Saifudin/detikcom

Menurutnya produk bandeng ingkung cabut duri miliknya tersebut mampu disimpan selama empat hari perjalanan, karena sudah melalui proses kemasan vakum udara dan campuran bumbu alami kunyit.

"Jika disimpan dalam freezer bisa sampai satu bulan," imbuhnya.

Proses pembuatan olahan bandengnya dari membersihkan bandeng, mencabuti duri hingga bersih dan memberikan bumbu ingkung dan kelapa muda.

"Bandeng dibelah punggungnya, diambil duri besar dan kecilnya, lalu dikukus, cuci bersih, kemudian dimasukin bumbu ingkung kayak bumbu opor namun disertakan kelapa mudanya. Setelah itu ditali pakai bambu, terus dikukus pakai wajan dan sarangan, lalu disiram dengan air kunyit. Sebagai pewarna alami dan pengawet juga. Dimasak selama dua jam, sampai kaldunya sedikit," terangnya.

Tiap bungkus bandeng ingkung berisi satu bandeng beserta bumbu kaldu dengan ukuran 400 gram dan harganya Rp 30 ribu. Menurutnya, satu bandeng tersebut sudah cukup untuk lauk satu keluarga dengan nasi hangat.

Saat ini Isrofah fokus pada penjualan online atau open order. Karena saat ini beberapa lapak dirasa kurang laku karena sedikit orang yang ke luar rumah. Kendati demikian, ia siap satu kali produksi 10 kilogram untuk 20 produk setiap harinya.

"Sebelum pandemi, kita menitipkan di Semarang, di pusat oleh oleh, tempat wisata, dan bazar. Setelah pandemi omset berkurang sekitar 30 persen, dan juga mengurangi satu karyawan," tuturnya.

Gurih Banget! Bandeng Ingkung Cabut Duri Khas Istambul DemakGurih Banget! Bandeng Ingkung Cabut Duri Khas Istambul Demak Foto: Mochamad Saifudin/detikcom

Olahan bandengnya pun biasa dipesan berbagai kantor pemerintah Demak, dan dikirimkan di berbagai daerah. Seperti halnya, Solo, Jakarta, Yogja, Kudus dan lainnya.

"Kalau di area Demak biasanya kita free ongkir, kalau di area Semarang misalnya Banyumanik kita COD di area tengah tengah," imbuhnya.

Selain bandeng ingkung cabut duri, dirinya memliki berbagai produk frozen. Seperti halnya bandeng bakar bumbu sate, otak otak bandeng pedas manis, bandeng presto, dan lainnya.

Bagi calon pembeli yang ingin membeli bandeng ingkung cabut duri selain di rumah, juga bisa mendapatkannya di pusat oleh oleh khas Demak yang berada di dekat terminal Demak. Bisa juga menghubungi kontak +62 852-0060-1234 untuk pesanan jumlah besar.

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com