Kriuk Renyah Wader dan Udang Goreng dari Waduk Gajah Mungkur

Aris Arianto - detikFood Sabtu, 27 Jul 2019 13:30 WIB
Foto: dok.detikFood/Aris Arianto Foto: dok.detikFood/Aris Arianto
Wonogiri - Wonogiri bukan hanya gudangnya kacang mete maupun tiwul. Daerah terluas kedua di Jateng ini juga pusat produksi wader dan udang goreng.

Penjual wader dan udang goreng di Wonogiri sebagian besar berada di sekitar Waduk Gajah Mungkur. Sebagian kecil berdagang di sejumlah pasar kecamatan dan pusat oleh-oleh.

Kriuk Renyah Wader dan Udang Goreng dari Waduk Gajah MungkurFoto: dok.detikFood/Aris Arianto

Lokasinya tersebar di dalam area obyek wisata serta di sepanjang jalur Wonogiri-Pracimantoro. Ada ratusan pedagang menjejali pinggir jalan wilayah itu. Sebut saja warung Moro Seneng, Sari Raras, Pak Glinding, Peni Ayu, Hartini, Rati, dan lainnya.


Cukup parkirkan kendaraan di depan warung. Lantas tinggal pilih menu yang disukai. Ada wader goreng tepung kecil seukuran panjang 5 cm, wader goreng sedang ukuran 8 cm, maupun wader goreng besar yang sering disebut lukas atau bader ukuran panjang 10 cm. Disediakan pula udang yang sama-sama digoreng tepung renyah seperti wader.

Harganya terbilang terjangkau, untuk wader goreng hanya dijual Rp 20 ribu per 250 gram. Sedangkan udang kali goreng seharga Rp 30 ribu ukuran 250 gram, wader besar Rp 15 ribu dengan ukuran yang sama.

Kriuk Renyah Wader dan Udang Goreng dari Waduk Gajah MungkurFoto: dok.detikFood/Aris Arianto

Salah satu penjual, Ayu mengatakan, wader dan udang diperoleh para nelayan sekitar Waduk Gajah Mungkur. Dari hulu sampai hilir waduk potensinya melimpah.

"Cocok untuk oleh-oleh, tahan lama apalagi kalau dimasukkan wadah kedap udara," jelas dia kepada detikcom, Kamis (25/7/2019).

Kriuk Renyah Wader dan Udang Goreng dari Waduk Gajah MungkurFoto: dok.detikFood/Aris Arianto

Seorang pelanggan, Martini menyebutkan, rasa wader serta udang goreng dari Waduk Gajah Mungkur, renyah dan bumbunya terasa. Bisa untuk camilan, cocok pula dimakan sebagai lauk bersama nasi hangat dan sambal.

Kepala UPT Obyek Wisata Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Wonogiri, Pardianto mengatakan, pedagang wader dan udang goreng di Waduk Gajah Mungkur dijadikan satu di shelter jajan dan oleh-oleh berdampingan dengan taman parkir sisi barat. Tujuannya pengunjung gampang untuk mencarinya, serta menghindari pedagang berseliweran menggangu pengunjung.



Simak Video "Udang Goreng Lemon"
[Gambas:Video 20detik]
(dwa/odi)